News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Rahasia di Balik Kasus Vina, Pengacara Pegi Setiawan Klaim Tahu Sesuatu yang Belum Terungkap dan Hubungannya dengan Iptu Rudiana

Kuasa hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi membagikan informasi yang belum pernah beredar sebelumnya terkait rahasia di balik kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Jumat, 12 Juli 2024 - 11:03 WIB
Kuasa hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi dan ayah Eky, Iptu Rudiana bicara soal kasus Vina
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi membagikan informasi yang belum pernah beredar sebelumnya terkait rahasia di balik kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Setelah salah satu tersangka kasus Vina, Pegi Setiawan dinyatakan status tersangkanya batal demi hukum kini pembunuhan dua remaja tahun 2016 itu kembali terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marwan mengatakan bahwa sebenarnya ada hal yang lebih besar dari pembunuhan Vina dan Eky.

Sebagai purnawirawan TNI, Marwan banyak mendapatkan informasi dari lapangan bahwa kasus Vina dan Eky ini sebenarnya menutupi sebuah isu yang lebih besar.

Adapun isu tersebut berkaitan dengan jaringan narkoba di daerah Cirebon, Jawa Barat.

Selain itu, ada hubungannya pula dengan Iptu Rudiana yang pada tahun 2016 dirinya menjabat sebagai Kanit Narkoba.

Marwan menilai Iptu Rudiana pasti tahu sesuatu soal jaringan narkoba di Cirebon itu.

"Karena beliau itu kan Kanit narkoba, ya saya rasa justru kalau dia tidak tahu berarti ke mana saja dia. Harus tahu," kata Marwan, dalam YouTube Abraham Samad SPEAK UP, dikutip Jumat (12/7/2024).

Menurut pengakuan Marwan, dirinya mendapatkan masukan dari jaringan informasi miliknya di Cirebon.

Dari informasi itu, ia mendapatkan kabar bahwa ada jaringan narkoba yang cukup besar di daerah pesisir.

"Ini dikhawatirkan, saya nggak mau memvonis, dan saya ada selenting-selenting, ini ada jaringan narkoba yang cukup besar di Cirebon ini," kata Marwan.

Meski demikian, ia tidak ingin mengungkapkan lebih jelas soal detail jaringan dan lokasi tersebut.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan sidang praperadilan Pegi Setiawan di Bandung, banyak kafe yang berhubungan dengan jaringan narkoba itu tutup.

"Bahkan kemarin ada yang telepon saya, dia bilang di daerah mana kafe-kafe waktu persidangan kemarin, kafe-kafe pada sepi bahkan pada tutup," papar Marwan.

Ia mengatakan, informasi itu didapatkannya dari 'orang lapangan' yang tak ingin disebutkan identitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal tersebut, pengacara Pegi Setiawan itu menegaskan perlu dibuat tim pencari fakta yang independen oleh presiden.

Sebab, ada kasus yang lebih besar dan harus terungkap di balik pembunuhan dua remaja asal Cirebon tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral