News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PT Timah Tenggelamkan 60 Rumah Ikan di Laut Air Antu Bangka

PT Timah Tbk bersama Kelompok Nelayan Dusun Air Antu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menenggelamkan 60 unit rumah ikan di Laut Bangka.
Jumat, 26 April 2024 - 10:51 WIB
PT Timah Tenggelamkan 60 Rumah Ikan di Laut Air Antu Bangka
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - PT Timah Tbk bersama Kelompok Nelayan Dusun Air Antu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menenggelamkan 60 unit rumah ikan di Laut Bangka.

Hal tetsebut dilakukan guna meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan daerah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan adanya bantuan rumah ikan ini diharapkan nelayan tidak perlu terlalu jauh untuk pergi melaut mencari ikan, sehingga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan mengutip Antara pada Jumat (26/4/2024).

Ia mengatakan penenggelaman 60 unit rumpon rumah ikan pada Kamis (26/4/2024) ditenggelamkan di empat titik di Laut Dusun Air Antu Kabupaten Bangka dihadiri Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Penyuluh Perikanan Wilayah Kerja Riau Silip, HNSI Kabupaten Bangka dan anggota kelompok Bina Sejahtera Bersama, sebagai komitmen perusahaan untuk memberdayakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

"Ini merupakan kali keduanya, PT Timah berkolaborasi untuk dengan kelompok nelayan ini. Sebelumnya PT Timah menenggelamkan coral garden di kawasan ini," lanjutnya.

Ketua Nelayan Bina Sejahtera Bersama Juliadi mengatakan penenggelaman rumpon ini merupakan salah satu bentuk perhatian PT Timah kepada kelompok nelayan agar bisa meningkatkan hasil tangkapan.

"Kami optimis dengan adanya rumpon ini bisa menjadi rumah ikan, apalagi tadi ditenggelamkan di jalur ikan kakap, kerapu," jelasnya.

Ia mengaku mereka dulu pernah menenggelamkan rumpon namun hanya menggunakan kayu dan hasil yang diperoleh cukup banyak.

"Saya membayangkan dulu saya tenggelam rumpon kayu itu hasilnya lumayan banyak kakap merah itu bisa sekitar 20 kilogram dan kayu ini kan bertahan cuma satu tahun. Apalagi ini rumpon beton yang permanen ini bisa menjadi rumah ikan yang bisa didatangi banyak ikan," bebernya.

Menurut dia program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT Timah sangat bermanfaat untuk kelompok mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini kan untuk jangka panjang, tidak hanya untuk nelayan tapi bisa untuk mendukung wisata bawah laut. Kami berharap PT Timah dapat terus berkelanjutan melaksanakan kegiatan ini sehingga semakin banyak rumah ikan," lanjutnya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Ismed mengapresiasi PT Timah yang telah membantu kelompok nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan melalui program penenggelaman rumpon.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT