News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TERUNGKAP!Pengakuan Anggota Aktif NII: Ponpes Al-Zaytun Adalah NII

Kontroversi mengenai Pondok Pesantren Al-Zaytun masih terus bergulir, yang terbaru adalah adanya indikasi perputaran uang senilai triliunan rupiah.
Sabtu, 15 Juli 2023 - 06:44 WIB
Tangkapan Layar - Wawancara Ekslusif Presenter tvOne Dwi Anggia Kepada Anggota NII Aktif di Acara Dua SISI tvOne
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi mengenai Pondok Pesantren Al-Zaytun masih terus bergulir, yang terbaru adalah adanya indikasi perputaran uang senilai triliunan rupiah dan ratusan rekening yang dimiliki oleh dedengkot Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Mengenai tudingan jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di dalam tubuh Pondok Pesantren Al-Zaytun, Dwi Anggia dalam program 'Dua Sisi' tvOne, mewawancarai seorang Anggota NII aktif yang juga merupakan istri dari Petinggi NII salah satu wilayah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancaranya, anggota NII aktif tersebut menceritakan bagaimana proses pengumpulan dana hingga akhirnya berkaitan dengan Ponpes Al-Zaytun.

"Ibu (sebut saja Mawar), apa benar anda anggota aktif dari Negara Islam Indonesia (NII)?," tanya Dwi Anggia.

"Benar, saya anggota aktif dari NII. Namun, saya orang yang biasa aja (tidak taat sekali), suami saya juga merupakan pengurus dari NII salah satu wilayah di Indonesia," jawab ibu Mawar.

Dalam NII, ibu Mawar mengaku bahwa ia dan suami adalah 'gerakan bawah tanah NII', yang tidak akan menyebut dirinya sebagai NII.

"Ya....itu kan kita bilangnya gerakan bawah tanah ya, yang tidak akan mengaku dirinya sebagai NII," kata Ibu Mawar.

"....seperti orang biasa aja, kerja normal, berhubungan dengan keluarga ya biasa, yang kerja kantoran ya kerja, yang bisnis ya bisnis," lanjut Mawar.

Mawan mengakui kepada presenter tvOne Dwi Anggia bahwa, selama menjadi anggota NII ada hal-hal yang menbuat dirinya tidak merasa nyaman.

"Ada hal yang membuat saya tidak nyaman, misalnya per orang anggota ditargetkan harus memberikan sejumlah uang, seperti iuran-iuran, yang dipaksakan" ungkap Ibu Mawar kepada Dwi Anggia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai keterkaitannya (NII) kepada Pondok Pesantren Al-Zaytun, Ibu Mawar mengaku ada sejumlah iuran yang terasa dipaksakan. Salah satu iurang tersebut adalah untuk Pembangunan Masjid Rahmatan Lil'Alamin di Kompleks Pondok Pesantren Al-Zaytun tersebut. Penggumpulan dana tersebut dikelolah oleh Program JAMMAS (Jahe Membangun Masjid).

"Semua yayasan yang bernaung dibawah NII, setiap anggota diundang kesana untuk menikrarkan program JAMMAS, untuk kesanggupan memberikan dana sebagai donatur," uangkap Mawar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT