News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolda Metro Jaya Ogah Beri Penjelasan Konkrit, Kasus Kebocoran Data Korupsi Kementerian ESDM Masih Misteri Usai Naik Sidik

Kelanjutan kasus kebocoran data korupsi Kementerian ESDM di KPK masih menyimpan misteri. Irjen Karyoto menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan
Kamis, 13 Juli 2023 - 12:05 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Kelanjutan kasus kebocoran data korupsi Kementerian ESDM di KPK masih menyimpan misteri dalam pengungkapannya. 

Pasalnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto mengaku telah menaikkan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, Karyoto enggan merinci lebih jauh sejumlah pihak yang diperiksa hingga berpotensi menjadi tersangka dalam kasus kebocoran data korupsi Kementerian ESDM. 

Orang nomor satu di Polda Metro Jaya itu pun mengaku tak mengetahui perkembangan kasus saat disinggung mengenai status tersangka hingga gelar perkara laporan kebocoran data Kementerian ESDM. 

"Nanti, nanti saya bukan penyidik, saya tanya penyidik dulu," kata Karyoto saat ditemui di kawasan Hutan Mangrove, Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (13/6/2023).

Diketahui, Karyoto mengakui pihaknya telah mendapati unsur pidana pada kasus kebocoran data korupsi Kementerian ESDM. 

Menurutnya usai mendapati unsur tersebut penyidik menaikkan status kasus kebocoran data korupsi Kementerian ESDM dari penyelidikan menjadi penyidikan. 

"Ya memang setelah dilakukan pemeriksaan awal ada beberapa pihak-pihak yang diklarifikasi, kami memang sudah menemukan adanya peristiwa pidana," ungkap Karyoto pada Selasa (20/6/2023).

Sebelumnya, Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kebocoran dokumen penyelidikan perkara korupsi di Kementerian ESDM. 

Laporan tersebut teregister dengan Nomor Laporan LP/1951/IV/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 11 April 2023. 

Laporan kasus dugaan kebocoran itu tersebut dilayangkan oleh Wakil Ketua LP3HI, Kurniawan Adi Nugroho. 

"Terkait dengan ditemukannya dokumen hasil penyelidikan KPK. saat penggeledahan ruang biro hukum ESDM kemarin," kata Kurniawan saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Rabu (12/4/2023).

Kurniawan menuturkan dalam laporannya tersebut pihak terlapor masih dalam penyelidikan. 

Kendati demikian, pihaknya menyebut bahwa terlapor mengarah terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dikarenakan adanya rekaman yang diduga Ketua KPK dalam kasus dugaan kebocoran dokumen penyelidikan di Kementerian ESDM.

"Kalau terlapornya masih dalam penyelidikan. Dari pihak kepolisuan akan menentujan siapa saja yang terlapornya. Tetapi memang dugaan awal saya sampaikan berdasarkan informasi yang beredar dimasyarakat itu adalah Pak Firli. Kalau di rejaman itu Pak Firli," ungkapnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral