News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Tahu Sumber Kekayaan Ponpes Al Zaytun dari Mana? Mantan Anak Buah Panji Gumilang Umbar Hal ini, Katanya...

Ponpes Al-Zaytun Indramayu masih jadi perbincangan publik, hal ini seiring mencuat pernyataan kontroversial dilontarkan oleh pemimpin mereka, Panji Gumilang.
Selasa, 27 Juni 2023 - 12:47 WIB
Terungkap sumber dana yang mengalir ke Panji Gumilang dan Ponpes Al-Zaytun.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / VIVA

tvOnenews.com - Ponpes Al-Zaytun Indramayu masih jadi perbincangan hangat publik, hal ini seiring dengan mencuatnya beberapa pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh pemimpin mereka, Panji Gumilang.

Nama Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Shalat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik, dan melakukan azan yang 'nyeleneh' dari ajaran Islam pada umumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan Ponpes Al-Zaytun kembali menuai kontroversi setelah kembali viral di media sosial dimana salah satu pimpinan Ponpes Al-Zaytun terlihat mengajak para santri untuk menyanyikan 'Salam Kristen'.


Panji Gumilang melambaikan tangan usai pertemuanya bersama tim investigasi pemprov Jabar. (Cepi Kurnia/tvOne)

Berdasarkan rekam jejak digital Ponpes Al Zaytun pernah tersandung kasus menjadi pusat gerakan Negara Islam Indonesia (NII) pada 2011 dan sudah diproses 2 kali oleh Mabes Polri.   

Selain itu, pengajaran Ponpes Al Zaytun Indramayu juga bertentangan dengan ajaran Islam membuat banyak yang mempertanyakan mengapa Ponpes Al Zaytun masih berdiri.

Mantan anggota NII beberkan sumber aliran dana Ponpes Al- Zaytun

Kemegahan dan sumber kekayaan yang dimiliki Pondok Pesantren al zaytun seringkali dipertanyakan publik.  

Berhembusnya informasi bahwa dana-dana tersebut diperoleh dari kegiatan NII KW 9 yang mengatasnamakan sedekah pun kian santer. 

Meski begitu pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji gumilang pun membantah. 

Ia menyebut bahwa aset-asetnya didapatkan melalui penghasilan Pesantren secara mandiri melalui kegiatan pertanian dan peternakan yang dikembangkannya. 

Tim Fakta tvOne menelusuri dari mana sumber dana besar yang terus melimpah ke Ponpes Al-zaytun.

Tiara Harahap, reporter tvOne berhasil menemui salah satu mantan anggota NII (Negara Islam Indonesia), pihak yang pernah terlibat langsung dalam proses penggalangan dana untuk NII KW 9.


Din Wahidin, mantan pengikut Panji Gumilang.

Bahkan juga terlibat dalam proses perekrutan mereka yang akan tergabung dalam NII KW 9. 

Din Wahidin, pria yang pernah terlibat dalam penggalangan dana atas perintah Panji Gumilang. 

Namun rupanya kala itu apa yang dilakukan Din Wahidin bukanlah penggalangan dana biasa, melainkan untuk gerakan NII KW 9.

Hal ini sudah dilakukan dan direncanakan sejak Al Zaytun masih dalam proses pembangunan. 

Din mengisahkan bahwa dirinya menjadi salah seorang anggota NII yang harus melakukan rekrutmen. Selain itu, Din juga mendapat tugas untuk menggalang dana. 

Menurut Din, penggalangan dana di daerah setiap tahunnya bisa mencapai Rp5 miliar. 

"Kalau hitung-hitungan global, itukan pimpinan yang tahu. Kalau kami waktu itu ketika di daerah, bahkan ada yang perbulan itu sampai Rp5 miliar," tuturnya.

Namun, yang membuat Din ragu karena semua program yang dijanjikan oleh Panji Gumilang gagal total dan tidak menghasilkan.  

"Mungkin tidak ridho Allah, karena banyak orang yang dibohongi," ujarnya.

Kepada tim Fakta tvOne, Din Wahidin juga menjelaskan bagaimana struktur di dalam NII KW 9 yang menyerupai sebuah negara.  

Mereka yang berhasil direkrut akan rela menghalalkan segala cara untuk dapat memberikan uang dengan jumlah di atas rata-rata kemampuan mereka hingga mencapai belasan miliar rupiah, yang pada akhirnya sampai ke tangan Panji Gumilang. 

“Jadi di Negara Islam Indonesia itu ada program yang namanya 8 mawarid,” tutur Din Wahidun saat ditemui tim Fakta tvOne. 

Program 8 Mawarid ini harus dijalankan dan dipenuhi semua targetnya. Jika yang tidak mampu, menurut Din, memiliki trik tersendiri.

“Kalau yang nggak mampu biasanya ya mereka punya trik-trik sendiri. Misalnya lewat jalur yayasan. Mereka bikin yayasan kemudian mereka bikin kotak-kotak amal yang dititipkan di rumah makan misalnya,” terangkan Din. 

"Berkedok yayasan, akhirnya uang yang masuk itu buat menutupi kebutuhan itu," lanjutnya.

Bahkan menurut Din, ada yang menjadi pembantu rumah tangga dadakan untuk “mengeruk” kekayaan majikan. 


Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Din Wahidin meyakini apa yang dialaminya puluhan tahun lalu masih terjadi di dalam Al Zaytun hingga saat ini. 

Perintah Panji Gumilang sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun sekaligus Imam NII KW 9 seperti apa yang disampaikan Din Wahidun terus melakukan perekrutan orang untuk masuk dalam pusaran NII KW 9 dan melakukan penggalangan dana. 

Din juga mengatakan bahwa kurikulum Al Zaytun secara umum sama dengan lembaga pendidikan lain dan belum diberi tahu paham-paham NII KW9. Sampai pada akhirnya santri yang berada di kelas XII akan melalui pendidikan khusus, Irshad. 

“Kecuali di kelas 12 itu nanti mereka ada Irshad. Irshad itu pendidikan khusus selama satu minggu,” kata Din. 

Materi yang disampaikan salah satunya adalah arah ke pentingnya bernegara. Materi tersebut salah satu pengajarnya adalah Panji Gumilang. 

Mengenai adanya indikasi dana asing yang masuk ke Pesantren Al Zaytun, Din Wahidin mengaku tidak mengerti hal tersebut. 

Namun, menurutnya, ketika ada agenda besar di Al Zaytun, banyak perwakilan dari agama-agama lain karena Panji Gumilang menjanjikan akan membangun rumah-rumah ibadah banyak agama di dalam komplek Pesantren Al Zaytun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin saja orang akhirnya tertarik dan berinvestasi di sana,” pungkas Din Wahidin. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral