News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surya Paloh Sebut NasDem Bisa Melawan Ketika Diperlakukan Sebagai Oposisi: Tapi Kita Menjaga Komitmen Kebangsaan

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kembali bicara soal diperlakukan bak partai oposisi dalam pemerintahan kabinet Indonesia Maju. Padahal, Nasdem merupakan salah satu partai koalisi yang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu.
Selasa, 27 Juni 2023 - 05:00 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kembali bicara soal diperlakukan bak partai oposisi dalam pemerintahan kabinet Indonesia Maju. Padahal, Nasdem merupakan salah satu partai koalisi yang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com-Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kembali bicara soal diperlakukan bak partai oposisi dalam pemerintahan kabinet Indonesia Maju. Padahal, Nasdem merupakan salah satu partai koalisi yang mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 lalu. Menurut Surya Paloh Nasdem mampu melawan perlakukan itu, hanya berkomitmen menjaga stabilitas politik dan keamanan. "Bukan berarti NasDem tidak mampu untuk melakukan perlawanan. Sebenarnya sekecil-kecilnya semut dia diinjak, dia terus akan melawan. Apalagi NasDem, tapi persoalan kita bukan di sana, persoalan kita adalah komitmen kebangsaan yang harus tetap terjaga,"
ujar Surya Paloh saat memberikan arahan di DPW NasDem Bali, Senin (26/6).

Surya Paloh juga kembali menegaskan mendukung pemerintahan Jokowi sampai akhir kepemimpinannya. Hal ini demi mencapai tujuan Indonesia sebagai sebuah negara merdeka. "Persoalan kita adalah bagaimana tetap lebih menekankan output energi dan positif yang mampu menghasilkan karya bermanfaat dan akhir dari pemerintahan yang kita dukung ini agar kita semakin mendekati tujuan-tujuan kemerdekaan kita," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Surya Paloh menekankan arti kepercayaan dan semangat yang sama bagi partai koalisi dalam menjalankan pemerintahan kepemimpinan Jokowi. Bukan saling menjatuhkan satu sama lain. "Kita harus mampu menjaga sesuatu yang wajib kita jaga dan adalah hak kita untuk mempertahankan tingkat survival yang harus dimiliki partai ini. Bukan menjadi hal yang, kanan, kanan, kiri, kiri, mundur, mundur, NasDem bilang apa ini, di mana dia belajar politik?" katanya.

NasDem mulai diperlakukan seperti oposisi setelah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres di Pemilu 2024. Anies didukung dua partai oposisi yaitu PKS dan Demokrat. Saat bersamaan, ada satu menteri NasDem yang terjerat kasus korupsi, yaitu eks Menkominfo sekaligus eks Sekjen NasDem Johnny G Plate yang sudah menjadi tersangka di Kejagung. Sementara, satu kader Nasdem lainnya, Syahrul Yasin Limpo dimintai keterangan di KPK terkait dugaan korupsi di Kementrian Pertanian. (bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral