News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panji Gumilang Dedengkot Pondok Pesantren Al Zaytun Pernah Dijatuhi Vonis Penjara di Tahun 2012, Bukan Masalah Sepele Namun Terkait.........

Pemimpin sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, terus menyita perhatian publik. Belakangan sebuah fakta mengejutkan muncul yakni Panji
Kamis, 22 Juni 2023 - 06:58 WIB
Sosok Imam Suprianto, pendiri Yayasan Pesantren Indonesia, ketika sedang menjelaskan mengenai profil Panji Gumilang dalam program Catatan Demokrasi (20/06)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Ketika membicarakan mengenai kontroversi Pondok Pesantren Al Zaytun, publik mau tidak mau akan mengingat juga sosok sang pemimpin, Panji Gumilang.

Memiliki nama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, ia merupakan alumni Pondok Pesantren Modern Gontor pada tahun 1966. Pria kelahiran Gresik ini ternyata juga pernah mengenyam pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun latar belakang pendidikan yang mentereng ternyata tidak lantas membuat Panji Gumilang terbebas dari kasus hukum. Ternyata sebelum polemik salat Idulfitri Ponpes Al Zaytun naik daun, Panji Gumilang telah beberapa kali viral karena kasus kontroversial.

Pimpinan Ponpes Al Zaytun tersebut diketahui pernah mendapatkan vonis hukuman penjara selama 10 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Indramayu.

Panji Gumilang didakwa dengan Pasal 266 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Diketahui hal ini terjadi lantaran Panji Gumilang terbukti bersalah atas kasus pemalsuan dokumen kepengurusan Yayasan Pesantren Indonesia (YPI).

Dalam sidang vonis yang berjalan di tahun 2012 tersebut ternyata Panji Gumilang menerima putusan yang lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diketahui Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pimpinan Ponpes Al Zaytun tersebut selama 2 tahun 6 bulan kurungan. Kala itu, hingga vonis hakim turun Panji Gumilang sudah menjalani sidang selama 7 kali.

Panji Gumilang juga diketahui sempat mengajukan banding dan kasasi, meskipun akhirnya upaya hukum tersebut ditolak. Ia kemudian dijebloskan ke dalam penjara pada tahun 2015 berdasarkan putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Penjelasan Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia Terkait Pimpinan Al Zaytun

Imam Suprianto, pendiri Yayasan Pesantren Indonesia (YPI), dalam kesempatan berbincang di acara Catatan Demokrasi tvOne membeberkan beragam fakta terkait Panji Gumilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imam mengaku bahwa dirinya dan tim YPI pada waktu itu memilih Panji Gumilang sebagai salah satu anggota badan pendiri karena latar belakangnya yang berasal dari pesantren.

“Karena Panji Gumilang ini kan, basic-nya dari pesantren. Beliau itu kan alumni Gontor, kita pikir dengan kita tetapkan di jajaran badan pendiri dan beliau kemudian kita angkat sebagai ketua badan pembina itu yang kita harapkan untuk membawa kemajuan, gitu, kan?” ungkap Imam Suprianto dalam acara Catatan Demokrasi tvOne.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral