News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Ungkap Fakta Baru, Ngaku Punya Intel yang Bisa Dapat Informasi Hanya 5 Menit, Bukan Orang Dalam Tapi.....

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang ungkapkan fakta menarik lainnya akhir-akhir ini. Sosok tersebut diketahui memiliki intel yang bisa memberinya informasi
Selasa, 20 Juni 2023 - 17:22 WIB
Panji Gumilang (pemimpin Ponpes Al Zaytun) tengah melakukan ceramah untuk menanggapi aksi demontrasi yang dilakukan FIM pada hari Jumat (16/06)
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube/alzaytun movie

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu ini mengaku bahwa mereka mendapatkan informasi dari pihak kepolisian mengenai adanya agenda demonstrasi pada 15 Juni 2023.

"Yang disponsori dalam surat pemberitahuan mereka itu oleh seseorang yang bernama si Fulan, atas nama organisasi X," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panji Gumilang mengaku bahwa dalam pemberitahuan tersebut disebutkan akan ada 3 ribu orang yang melakukan demonstrasi di pesantrennya.

Dalam pemberitahuan tersebut menurut Panji Gumilang akan ada 3.000 orang yang datang mendemo.

Meski begitu Panji Gumilang mengaku bahwa ia tidak percaya dengan kemungkinan jumlah pendemo tersebut.

"Di dalam hati Syekh, itu sesuatu yang tidak mungkin untuk lingkungan Indramayu, pasti akan didatangkan dari berbagai daerah," ujarnya.

"Syekh ini diam-diam juga punya intel, dan intelnya bukan orang mahad, kita pelajari ini dari mana nama ini, Oh, orang pantura," jelasnya.

Kemudian, Panji Gumilang menyuruh intelnya untuk bergerak cari informasi kediaman orang yang mengatasnamakan dirinya pendemo Ponpes Al Zaytun tersebut.

"5 menit kemudian, informasi datang,'Syekh aku sudah tahu tempatnya, aku sudah tahu rumahnya, aku tahu menghadap kemana rumahnya, aku sudah ketemu orang tuanya’, (di)kirimkanlah potret" ungkapnya.

Panji Gumilang menutup pernyataannya dengan berterima kasih kepada para demonstran yang hendak demo ponpesnya.

"Terima kasih pada demonstran, yang kita siapkan, kita sambut sebanyak 3 ribu orang itu dengan 10 ribu, ternyata saudara tahu diri, sehingga datang hanya 30 pasang sepatu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang lebih lagi, kepada kepolisian, jangan merasa kena prank, walaupun kepolisian telah di-prank oleh orang yang mengaku lembaga tertentu, sehingga mengerahkan 1200 personil, terima kasih kepada Kepolisian," ucapnya seraya hormat dan disambut tepuk tangan hadirin.

Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang tak berhenti menjadi sorotan publik, terutama pernyataan-pernyataan kontroversial yang dilontarkan tentang pengajaran ponpesnya yang menyimpang dari ajaran Islam. (ind/lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral