Usai 6 Jam Diperiksa AG Resmi Ditahan, Yoan Sang Kakak Beberkan Kronologi Penganiayaan David Ozora Versi Adiknya
- Youtube: Mata Najwa
MDS dan AGH
Kemudian, ketika selesai dari mall itu mereka berangkat ke daerah Lebak bulus, tempat dimana rumah David. Namun karena David tidak di rumah maka mereka pun putar arah.
"Pada saat itu karena David mengabarkan tidak ada di kediamannya dan sedang bermain ke rumah temanya di daerah Pesanggrahan," jelas Yoan.
Yoan juga menceritakan, jika pada akhirnya AGH menyetujui adanya pertemuan MDS dan AGH karena MDS menyetujui akan bicara baik-baikdan hanya mengembalikan kartu pelajar saja.
"Apapun terkait rencana penganiayaan atau apapun itu, AGH memang tidak tahu. Bahkan, sebelum turun dari mobil AGH juga sempat mengingatkan bahwa nanti baik baik ya nyelesain nya," ungkap Yoan menirukan ungkapan AGH.
Kemudian orang pertama yang akhirnya memutuskan untuk masuk ke area rumah saksi R adalah MDS yang kemudian diikuti S. Lalu, MDS pun menyampaikan pesan kepada David melalui voice note yang isinya meminta David turun.
"Lo yang turun atau gue yang naik ke atas," ungkap Yoan menirukan perkataan MDS.
Sebelum Mario Dandy Satrio melakukan penganiayaan terhadap David dilakukan, pelaku sempat meminta korban untuk push up. Bahkan, saat korban tengah push up, petugas keamanan sempat melintas di TKP dan sempat menanyakan apa yang tengah terjadi.
"Ada apa disini," Tanya Satpam seperti dikutip dalam tayangan youtube Mata Najwa. Kemudian dengan tenang Mario Dandy menjawab sedang melakukan COD.
"COD pak," jawab Mario Dandy.
Mendengar jawaban Mario Dandy Kemudian Satpam bertanya lagi.
"Sudah ketemu orangnya?," tanya Satpam
Lalu terkait bahwa AGH ikut merekam saat penganiayaan terjadi
Lalu, soal tuduhan yang menyatakan bahwa sang adik melakukan perekaman saat penganiayaan berlangsung, Yoan sang kakak pun menyatakan dengan tegas bahwa bukan seperti itu yang terjadi.
"MDS meminta S untuk merekam aksi yang dilakukanya dengan isyarat tubuh untuk merekam menggunakan Hp yang ia punya pada saat itu. Jadi yang merekam kejadian tersebut adalah S dengan menggunakan hp MDS. Kemudian, disaat akhir-akhir video S seperti mengoper hp karena S ingin menghampiri korban. Jadi karena S ingin maju ke depan makanya handphone diberikan kepada AGH, habis itu AGH di sini refleknya menerima saja," Jelas Yoan.
Load more