GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Pakai Cara Gaib Demi Ungkap Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Pelakunya Adalah …

Pengunggah mengaku hanya ingin membantu petugas, tanpa niat menuduh siapapun.
Selasa, 14 September 2021 - 08:23 WIB
Cuplikan Video Viral yang Diunggah "Madura Ghoib Chanel"
Sumber :
  • YouTube Madura Ghoib Chanel

Jakarta – Dalang di balik pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, masih misteri. Karena penasaran, sekelompok orang yang mengaku asal Madura, mencoba mengungkap kasus ini melalui cara yang tidak biasa alias gaib. Video yang diunggah oleh Madura Ghoib Chanel di YouTube kini viral.

“Harapan kami dapat membantu para petugas sebagai sumber non-teknis selain dari bukti nyata di lapangan. Semoga sesuai atau sinkron dengan adanya kejadian yang ada di lapangan,” kata seorang pria berambut gondrong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia kemudian minta maaf bila ada kesalahan dari apa yang disebutkan dalam video viral tersebut.

“Sebelumnya kami mohon maaf juga kepada para petugas, ya, Pak ya, yang di sana. Jika video ada kesalahan, kami hanya manusia biasa dan ini juga pengakuan bahwa jin qorin asli, tidak ada rekayasa,” tambahnya.

Mereka beralasan ingin membantu petugas yang sedang berusaha mengungkap kasus tersebut. Pengunggah juga menyatakan tak memiliki niat menuduh siapapun.

“Kita hanya membantu petugas, tidak ada niatan untuk menuduh sebenarnya, kami cuma ingin memberi petunjuk,”

Mereka berharap bila pelaku terbukti bersalah, akan mendapat hukuman yang pantas.

“Semoga almarhumah tenang di alam sana,” kata seorang lelaki lain.

Kemudian video beralih ke adegan empat orang yang terdiri dari tiga lelaki yang melakukan ritual terhadap seorang perempuan yang disinyalir sebagai mediator dengan alam gaib.

“Assalamualaikum,” kata seorang lelaki.

Kemudian wanita yang jadi mediator itu menangis.

“Ibu dibunuh ayah,” katanya wanita tersebut.

“Ini dengan ibu siapa? Ibu Tuti ya? Ibu Tuti Suhartini ya?” tanya si lelaki.

“Ibu dibunuh ayah,” ujar wanita itu lagi.

Mereka kemudian membacakan Alfatihah untuk arwah almarhuham

“Ayah jahat, ayah jahat,” kata mediator.

“Kami turut prihatin ya, Bu. Ibu dipukul apanya, Bu?”

“Ibu dibunuh ayah,” kata wanita tersebut sambil terus menangis dan memegang bagian belakang kepalanya, “ayah jahat, ayah jahat.”

“Yang sabar ya Bu, ya, semoga cepat terungkap, tertangkap atau menyerahkan diri. Saat itu istri mudanya apa yang dilakukan pada ibu juga?”

“Ibu dikeroyok,”

“Tkpnya di mana Ibu, di ruang tamu ibu atau di kamar?”

“Di kamar,”

Kemudian lelaki itu berbicara kepada seseorang yang tidak terlihat di kamera.

“Tuh kita kan enggak ngomong ya tadi. Informasi yang terjadi ibunya di kamar, anaknya (ditemukan) berantakan di luar. Karena anaknya keluar mungkin subuh mau salat. Ketahuan jadinya ribut, itu yang terjadi,” ujarnya.

Tanya jawab dengan mediator kembali berlanjut.

“Ibu dipukul kira-kira jam berapa?

“Jam sebelas,”

“Betul Pak, jam sebelas,” kata lelaki itu kepada seseorang di belakang kamera,

“Bapak, suami ibu itu kembali ke rumah sama istri mudanya itu, itu naik apa Bu?” lelaki tersebut kemudian melanjutkan lagi tanya jawabnya.

“Ditaruh di luar kendaraannya,”

“Sepeda motor atau mobil?”

“Sepeda,”

“Sepeda motor,” koreksi lelaki itu, “bawa helm? Berarti yang tertinggal itu punya istrinya?”

Wanita mediator itu mengangguk.

“Setelah dipukul, ibu caranya dimasukkan ke mobil itu bagaimana? Habis dicuci dibukain bajunya semuanya, ya Bu, ya?”

Wanita itu mengangguk dan menangis

“Ibu diapakan? Digotong atau digeret?”

“Digeret,”

“Badannya besar ini Pak, digeretlah sama itu (pelaku). Yang geret berdua,” kata lelaki tersebut.

Pengunggah barharap tanya jawabnya ini bisa mengungkap pembunuhan tersebut.

“Apabila ada kesalahan kami tidak luput dari kesalahan, manusia biasa, kami mohon maaf. Kalau ada sesuai dan sinkron mudah-mudahan itu petunjuk dari Gusti Allah SWT sehingga dapat mengungkap misteri pembunuhan yang sadis tersebut,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di mobil Alphard yang diparkir di depan rumah mereka, di Jalan Kampung Ciseuti, Desa Cagak, Subang, Jabar pada 18 Agustus lalu. Jasad mereka ditumpuk di dalam mobil mewah tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti di rumah korban, di antaranya papan penggilasan bernoda darah dan pakaian korban. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT