Viral di Medsos, Pedagang Mengamuk Dihalangi Berjualan oleh Satpol PP
- tvOne/Ahmad Sukri
"Kami berdagang di sini hanya sekali seminggu, kami mencari uang untuk makan, untuk anak-anak kami sekolah. Tujuan pemerintah pusat mensejahterakan rakyat," tambahnya.
Sementara itu, seorang pria yang mengenakan kaus putih terlihat mencoba mencoba memberikan penjelasan terhadap pedagang.
"Saya kemarin sudah minta tolong, dua minggu yang lalu. Tolong datang ke kantor Satpol PP karena waktu itu sudah ada orang pasar, saya baru ganti. Saya tau permasalahnya, saya tanya solusinya gimana," ujar pria berkaus putih.
Namun seorang pedagang menyangkal dan tidak terima atas apa yang disampaikan pria berkaus putih tersebut.
"Bapak ngomong bagus-bagus, tapi apa bapak bilang tadi, wajib di tutup Pasar Lelo ini. Bapak bilang seperti itu kepada saya, mati saya kalau bapak tidak ada ngomong kek gitu. Kita ngomong bijaksana, jangan nanti ngomong begini, nanti ngomong begitu, harus tegas pak," ujar seorang pria berbaju biru bermasker putih.
Sementara itu hingga berita ini ditulis, Camat Sei Rampah, Rahmat Suhendra Damanik yang saat kejadian berada di lokasi tidak bisa dihubungi. Tim tvonenews.com sudah mencoba menghubungi Rahmat melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. (Sukri/prs)
Load more