GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral di Medsos, Pedagang Mengamuk Dihalangi Berjualan oleh Satpol PP

Para pedagang kesal lantaran mereka dilarang berjualan oleh Satpol PP Serdang Bedagai.
Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:53 WIB
Tangkapan layar video viral di akun Facebook
Sumber :
  • tvOne/Ahmad Sukri

Serdang Bedagai, Sumatera Utara - Puluhan pedagang Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara menumpahkan kekesalannya ke personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Minggu (10/10). Para pedagang kesal lantaran mereka dilarang berjualan oleh Satpol PP Serdang Bedagai.

Satpol PP melarang para pedagang untuk berjualan dengan cara mengahalangi kendaraan mereka yang akan memasuki area Pasar Lelo. Dari informasi yang didapat tvonenews.com, Satpol PP melarang pedagang berjualan karena masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebuah video yang diunggah di akun media sosial Facebook bernama Bienda Wanda Windi menampilkan siaran langsung saat puluhan pedagang melampiaskan kekesalah ke petugas Satpol PP.

"Masuk terus masuk, kami cari makan di sini bukan jual narkoba kami di sini. Jangan kalian (Satpol PP) halangi kami jualan ya," ujar pemilik akun Facebook bernama Bienda Wanda Windi.

Lanjut pemilik akun Facebook tersebut, Bienda menilai PPKM di Serdang Bedagai sudah dilonggarkan dan saat ini sudah berada di zona kuning atau level 2.

"Di Kota Medan aja sudah tidak ada lagi di portal-portal ya. Kami udah empat kali enggak jualan ya. Kalian (Satpol PP) jangan cari masalah, masuk-masuk kalau enggak kami tabrak kalian ya, jangan macam-macam kali kalian, kami cari makan kalau kalian larang-larang," lanjutnya.

"Jangan diikuti apa kata orang ini, orang ini enggak kasih kita cari makan. Ini lah pemerintahan Sergai yang hebat, ku viralkan ini," sambung Bienda.

Dirasa belum cukup puas, pemilik akun Facebook ini terus berteriak, ia mengatakan sebelumnya para pedagang di Pasar Lelo sudah dilarang berjualan sebanyak empat kali.

"Presiden aja enggak ada ngelarang orang berdagang, biar tau kalian. Empat kali kami enggak berjualan, ada pemerintah ngasih makan kami? Anak kami mau sekolah, kalau untuk masalah perut apa pun kami lawan ya," ujar pemilik akun Bienda Wanda Windi. 

Bienda kembali mengatakan, para pedagang di Pasar Lelo hanya berjualan seminggu sekali.

"Kami berdagang di sini hanya sekali seminggu, kami mencari uang untuk makan, untuk anak-anak kami sekolah. Tujuan pemerintah pusat mensejahterakan rakyat," tambahnya.

Sementara itu, seorang pria yang mengenakan kaus putih terlihat mencoba mencoba memberikan penjelasan terhadap pedagang. 

"Saya kemarin sudah minta tolong, dua minggu yang lalu. Tolong datang ke kantor Satpol PP karena waktu itu sudah ada orang pasar, saya baru ganti. Saya tau permasalahnya, saya tanya solusinya gimana," ujar pria berkaus putih.

Namun seorang pedagang menyangkal dan tidak terima atas apa yang disampaikan pria berkaus putih tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bapak ngomong bagus-bagus, tapi apa bapak bilang tadi, wajib di tutup Pasar Lelo ini. Bapak bilang seperti itu kepada saya, mati saya kalau bapak tidak ada ngomong kek gitu. Kita ngomong bijaksana, jangan nanti ngomong begini, nanti ngomong begitu, harus tegas pak," ujar seorang pria berbaju biru bermasker putih.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, Camat Sei Rampah, Rahmat Suhendra Damanik yang saat kejadian berada di lokasi tidak bisa dihubungi. Tim tvonenews.com sudah mencoba menghubungi Rahmat melalui pesan singkat maupun sambungan telepon. (Sukri/prs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral