News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PTM Diberlakukan, Pemkot Bogor Khawatir Siswa Naik Angkot Terpapar di Jalan

Pembelajaran tatap muka di tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Menengah Atas mulai berlaku di Kota Bogor, Senin (3/10).
Senin, 4 Oktober 2021 - 15:26 WIB
Suasana belajar di salah satu sekolah di Bogor di masa PTM
Sumber :
  • Tim Tvone

Bogor, Jawa Barat  - Pembelajaran tatap muka di tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Menengah Atas mulai berlaku di Kota Bogor, Senin (3/10). Kekhawatiran muncul saat protokol muncul saat protokol kesehatan murid selama di perjalanan menuju sekolah diragukan.

“Harus ada metode khusus, dari rumah steril, di sekolah steril tetapi di tengah - tengah rawan. Nah bagaimana supaya anak - anak aman dan kemudian saling melindungi harus ada salah satu metode khusus,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie. A. Rachiem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, masih kata Dedie, sekolah juga harus berperan menjaga siswa agar  tidak menjadi paparan baru Covid 19. Petugas desinfeksi juga harus disiapkan selain di luar kelas, juga berada di dalam kelas.

Hari ini hanya ada sebagian yang menggelar PTM dari 115 sekolah dan yang lainnya masih melakukan persiapan. Protokol kesehatan di sekolah harus dilaksanakan secara ketat. Hal itu sesuai dengan daftar periksa dari SKB 4 Menteri.

Di rumah saya yakin juga anak-anak sudah divaksin, orang tua sudah divaksin, rumah juga insya allah aman,” ujar Dedie.

Sepanjang satu setengah tahun lalu hampir sekitar 40 ribu orang terpapar Covid 19.

Berdasarkan data dari Pemkot Bogor, hingga saat ini hanya 55 orang masih terpapar covid, dan 3 orang lainnya masih dalam perawatan di RSUD Kota Bogor. Pihak sekolah juga dituntut untuk menjaga agar tidak kembali terjadi lonjakan jumlah kasus covid.

Sementara hari ini sebanyak 115 Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di Kota Bogor hari ini resmi menggelar pembelajaran tatap muka. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta sebanyak 44 sekolah, 27 sekolah lainnya masih dalam proses verifikasi oleh Satgas Covid Kota Bogor.

Dalam proses pembelajaran kali ini pihak sekolah masih melakukan pembatasan jumlah murid di dalam kelas.(Eko Hadi/rif)


 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT