News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Arena KTT G20, Saat yang Tepat Menonjolkan Nilai Pancasila

Antropolog dan naturalis Jean-Michel Cousteau mendorong agar nilai-nilai Pancasila masuk ke dalam agenda aksi G20. Jauhi kristalisasi agama dan nasionalisme. 
Kamis, 10 November 2022 - 16:52 WIB
Ari Dwipayana, Koordinator Staf Khusus Presiden Jokowi dan Jean Couteau, Antropolog Perancis
Sumber :
  • ANTARA

Dalam pandangan Couteau, Indonesia telah berhasil mencegah dan menangani kekerasan berbasis identitas, khususnya agama dan etnis. Ini membantu Indonesia mengurangi kristalisasi agama dan nasionalisme sempit yang menjadi akar konflik di berbagai negara. 

“Indonesia memiliki politik dan nilai identitas yang moderat. Sudah ada pengelolaan kompleksitas Indonesia yang cukup baik dan sukses,” ujar Jean-Michel Cousteau, yang juga sempat mendalami antropologi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Jean-Michel Cousteau juga mendorong Pemerintah Indonesia agar lebih tegas dalam menunjukkan identitasnya dan berperan di tingkat global. Tujuannya, agar dunia dapat mengambil nilai-nilai baiknya. Apalagi, Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, dengan jumlah penduduk yang besar pula. Keragaman etnis dan budaya di Indonesia nyaris tak ada duanya. 

“Indonesia harus menjadi panutan bagi dunia,” kata Couteau, yang telah merasa menjadi penduduk Bali dan telah menulis banyak buku tentang Bali. 

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Staf Khusus Presiden (SKP) Ari Dwipayana mendukung seruan Cousteau tentang pentingnya kebersamaan dan meredam perbedaan. Namun, menurut Ari, yang dibutuhkan dalam konstelasi global ialah peran para pemimpin dunia dalam menekan egonya untuk bersama-sama mengatasi resesi dunia. “Kepresidenan G20 menempatkan Indonesia di garis depan untuk mengatasi masalah tersebut,” kata Ari. 

Toh, posisi kepresidenan ini dibayangi situasi dunia yang tidak menguntungkan. Antara lain, situasi global pascapandemi yang fluktuatif, gangguan geopolitik, perlambatan ekonomi dan perang antara Rusia dan Ukraina. 

“Kami membutuhkan respons yang dinamis atas semua permasalahan tersebut,” kata Ari.

Lebih jauh, menurut Ari, penyelenggaraan KTT G20 di Bali diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dunia.

“Dengan kekuatan spiritual Bali; shanti (kedamaian), taksu (semangat), dan jagadhita (kesejahteraan), diharapkan para kepala negara mendapat aura positif dan menyebarkan kedamaian," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan dengan hal tersebut, Ari juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Bali, untuk mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 pada 15-16 November 2022. 

“Sebab, G20 terdiri dari negara-negara ekonomi terkuat di dunia yang memiliki pengaruh dalam mengatasi segala permasalahan dunia,” pungkas Ari.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT