Digitalisasi Pembayaran Syariah Mulai Diterapkan dalam Layanan Haji dan Umrah
- tvonenews
Jakarta, tvOnenews.com - Digitalisasi layanan keuangan syariah terus meluas seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem transaksi yang aman, transparan, dan sesuai prinsip keislaman. Dalam layanan perjalanan haji dan umrah, sistem pembayaran dinilai menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kenyamanan jamaah sejak tahap pendaftaran.
Perkembangan teknologi finansial mendorong terbentuknya ekosistem pembayaran syariah yang lebih terintegrasi. Selain mempermudah proses administrasi, sistem digital juga memperkuat pencatatan dan pengawasan transaksi, yang menjadi bagian dari tata kelola layanan ibadah.
Menanggapi tren tersebut, penyelenggara perjalanan haji dan umrah RANIA mulai menerapkan sistem pembayaran digital berbasis syariah melalui integrasi dengan platform payment gateway GoHalalGo. Penerapan sistem ini dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan syariah nasional, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), AMITRA, dan Pegadaian Syariah.
CEO RANIA Antar Helmi mengatakan, pemanfaatan teknologi pembayaran merupakan langkah untuk menyesuaikan layanan perjalanan ibadah dengan kebutuhan jamaah di era digital.
“Kemudahan dan kejelasan proses menjadi bagian dari kualitas layanan saat ini,” kata Antar Helmi.
Ia menilai, sistem pembayaran yang tertata sejak awal dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi jamaah sebelum memasuki tahapan keberangkatan.
“Teknologi kami gunakan sebagai sarana pendukung agar jamaah merasa lebih tenang sejak proses pendaftaran,” ujarnya.
Melalui sistem tersebut, jamaah dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai metode transaksi yang telah disesuaikan dengan prinsip syariah. Digitalisasi ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada proses manual yang berpotensi menimbulkan kendala administratif, sekaligus meningkatkan transparansi setiap transaksi.
Menurut Antar, seluruh transaksi tercatat secara digital dan dapat dipantau secara sistematis, sehingga mendukung akuntabilitas pengelolaan layanan serta menjaga kepercayaan jamaah.
Di tengah transformasi layanan tersebut, pemerintah Indonesia juga tengah mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah telah memperoleh izin kehormatan untuk membangun Kampung Haji di Makkah, yang diumumkan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan kepercayaan tersebut.
Pembangunan Kampung Haji dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan standar fasilitas dan pelayanan jamaah Indonesia di Tanah Suci. Inisiatif ini mencerminkan upaya jangka panjang dalam membangun sistem layanan ibadah yang lebih tertata dan berorientasi pada kenyamanan jamaah.
Sejalan dengan arah tersebut, RANIA menyatakan akan terus mengembangkan sistem layanan berbasis teknologi dengan tetap mengedepankan prinsip syariah, transparansi, dan tata kelola yang terukur dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah.
Load more