GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengelola Informasi di Tengah Bencana: Tips Komunikasi Publik agar Tak Picu Kepanikan dan Menekan Hoaks dan Spekulasi

Komunikasi berbasis data dan transparansi membantu menjaga kepercayaan publik, terutama di tengah situasi darurat yang berkembang cepat. Salah satu prinsipnya
Selasa, 30 Desember 2025 - 23:13 WIB
Ilustrasi Mengelola Informasi di Tengah Bencana: Tips Komunikasi Publik agar Tak Picu Kepanikan dan Menekan Hoaks dan Spekulasi
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Komunikasi publik memegang peran penting dalam penanganan bencana. Informasi yang tidak jelas atau terlambat kerap memicu kepanikan, spekulasi, bahkan ketidakpercayaan publik. Karena itu, banyak negara maju menempatkan komunikasi krisis sebagai bagian tak terpisahkan dari manajemen bencana.

Jepang, misalnya, menerapkan sistem komunikasi satu pintu saat terjadi gempa atau tsunami. Pemerintah secara rutin menyampaikan pembaruan kondisi melalui konferensi pers terjadwal dengan data yang konsisten (Cabinet Secretariat of Japan). Pendekatan ini dinilai efektif menekan penyebaran informasi keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Amerika Serikat, FEMA menekankan prinsip clear, consistent, and data-driven communication. Studi OECD tentang risk communication menyebutkan bahwa komunikasi berbasis data dan transparansi membantu menjaga kepercayaan publik, terutama di tengah situasi darurat yang berkembang cepat.

Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tips komunikasi yang relevan dalam penanganan bencana, diselaraskan dengan praktik global dan pengalaman penanganan bencana.

1. Sampaikan Informasi Berbasis Data, Bukan Dugaan

Salah satu prinsip utama komunikasi bencana adalah menyampaikan fakta yang telah diverifikasi. Informasi yang disampaikan sebaiknya mencakup data konkret mengenai kondisi lapangan, langkah yang telah dilakukan, serta progres pemulihan.

Dalam konteks bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pemerintah menyampaikan data spesifik seperti pengerahan 12 helikopter untuk evakuasi, pembangunan jembatan darurat, serta pemulihan sekitar 80 persen layanan rumah sakit dan puskesmas. Pendekatan berbasis data ini dinilai membantu publik memahami situasi secara objektif.

2. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Mudah Dipahami

Komunikasi krisis tidak boleh sarat istilah teknis yang membingungkan masyarakat. Pesan harus disampaikan dengan bahasa sederhana, lugas, dan mudah dipahami lintas kelompok usia dan latar belakang.

“Salah satu contohnya, apa yang disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bisa memberikan informasi tentang kondisi terkini di area bencana Sumatera, ini menunjukkan peningkatan di sektor komunikasi publik,” ujar Analis komunikasi politik Hendri Satrio.

3. Lakukan Pembaruan Informasi Secara Berkala

Ketidakpastian sering muncul karena minimnya pembaruan informasi. Praktik di Jepang dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pembaruan berkala, meski singkat, dapat mencegah munculnya spekulasi di ruang publik. “Komunikasi yang jelas dan berbasis data seperti ini membantu mengarahkan persepsi publik serta membangun kepercayaan bahwa upaya pemulihan sedang berjalan terarah,” tambahnya.

4. Tutup Celah Informasi untuk Menekan Spekulasi

Media sosial kerap menjadi sumber informasi alternatif saat krisis. Jika pemerintah tidak hadir dengan informasi resmi yang cukup, celah tersebut akan diisi oleh rumor.

Pendekatan komunikasi kali ini sebagai pergeseran dari pola reaktif menuju penyajian data terukur. Model ini dinilai dapat mengurangi ruang spekulasi yang berkembang di media sosial.

5. Jaga Transparansi, Termasuk pada Keterbatasan

Transparansi tidak hanya soal menyampaikan capaian, tetapi juga menjelaskan tantangan yang dihadapi di lapangan. OECD menekankan bahwa pengakuan atas keterbatasan justru meningkatkan kredibilitas komunikasi krisis.

Pendekatan ini tercermin dalam penyampaian informasi yang menjelaskan kondisi pemulihan layanan kesehatan yang masih berlangsung, bukan sekadar hasil akhir.

6. Konsistensi Pesan antara Pusat dan Lapangan

Komunikasi yang efektif menuntut keselarasan antara informasi yang disampaikan di tingkat pusat dan realitas di lapangan. Ketidaksesuaian informasi dapat memicu distrust publik.

Efektivitas komunikasi akan sangat bergantung pada implementasi kebijakan dan respons terhadap masukan dari berbagai pihak.

7. Jadikan Komunikasi sebagai Bagian dari Manajemen Bencana

Komunikasi krisis seharusnya tidak bersifat ad hoc. Pendekatan yang diterapkan pemerintah dalam penanganan bencana dapat menjadi rujukan ke depan. “Ini blueprint komunikasi krisis yang bisa dipakai lagi untuk situasi apa pun ke depannya, dengan transparansi sebagai elemen kunci mengelola distrust publik,” katanya.

Keberhasilan model ini akan diuji oleh konsistensi dan kemampuan pemerintah menutup celah informasi yang tersisa di lapangan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, komunikasi bencana tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan respons krisis berjalan lebih terarah.

Komunikasi dalam situasi bencana bukan sekadar menyampaikan kabar, tetapi membangun pemahaman bersama di tengah ketidakpastian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang jelas, berbasis data, konsisten, dan disampaikan secara berkala dapat membantu publik mengambil keputusan yang lebih tepat serta mengurangi kepanikan. 

Pengalaman penanganan bencana menunjukkan bahwa komunikasi yang dikelola dengan baik berpotensi menjadi bagian penting dari manajemen krisis secara menyeluruh. Tantangan ke depan terletak pada konsistensi penerapan prinsip-prinsip tersebut, agar kepercayaan publik tetap terjaga di setiap situasi darurat. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT