GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Seribu Guru! DPRD Surabaya Desak Pemkot Selamatkan Siswa Inklusi

Kualitas pendidikan di Kota Surabaya dinilai berada di ujung tanduk. Anggota KomisiD DPRD Kota Surabaya, Zuhrotul Mar'ah, menyoroti krisis tenaga pendidik yang sudah mencapai defisit sekitar 1.000 guru di sekolah negeri.
Selasa, 11 November 2025 - 07:43 WIB
dr. Zuhrotul Mar'ah, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kualitas pendidikan di Kota Surabaya dinilai berada di ujung tanduk. Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Zuhrotul Mar'ah, menyoroti krisis tenaga pendidik yang sudah mencapai defisit sekitar 1.000 guru di sekolah negeri, dengan dampak terburuk dialami oleh siswa inklusi.

Zuhro menegaskan, meskipun Surabaya telah membanggakan diri dengan penerapan sistem pendidikan inklusi di seluruh jenjang SD dan SMP negeri, langkah ini tidak diimbangi dengan ketersediaan Guru Pendamping Khusus (GPK) yang memadai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Surabaya sudah inklusi, tapi belum semua sekolah punya Guru Pendamping Khusus. Anak berkebutuhan khusus itu perlu penanganan berbeda, bukan hanya diajar guru biasa yang dilatih singkat," ujar Zuhro.

Menurut politisi dari Fraksi PAN ini, keberadaan GPK yang memiliki latar belakang pendidikan inklusi merupakan kunci agar potensi akademik, bakat, dan minat anak-anak berkebutuhan khusus dapat tereksplorasi secara optimal.

Namun, Pemkot Surabaya terjerat dilema kebijakan nasional. Kekurangan seribu guru ini sulit ditambal lantaran adanya larangan pengangkatan tenaga honorer baru dari pemerintah pusat.

"Ini yang repot. Kita kekurangan seribu guru, tapi tidak bisa menambah karena tidak boleh ada honorer. Jadi ya hanya bisa menunggu rekrutmen ASN atau PPPK, itu pun kuotanya sering jauh dari kebutuhan riil," tegasnya. 

tvonenews

Kondisi ini diperparah dengan sekitar 300 guru SD-SMP yang pensiun setiap tahun di Surabaya, sementara rekrutmen PPPK seringkali hanya mengganti status guru lama, bukan menambah jumlah guru baru. Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan dan terhambatnya rekrutmen masif, Zuhro mendesak Pemkot Surabaya dan Dinas Pendidikan (Dindik) untuk segera mencari solusi alternatif dan celah kebijakan.

Ia mengingatkan, sebagai daerah otonomi, Pemkot harus berani mengambil langkah taktis untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar, khususnya di bidang pendidikan inklusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Surabaya ini kan otonomi daerah. Harusnya bisa mencari solusi tersendiri tanpa melanggar aturan pusat. Karena kalau terus bergantung pada rekrutmen nasional, pendidikan kita bisa tertinggal," pungkas Zuhro.

Menuntut Pemkot segera berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kemenpan-RB untuk menjamin masa depan siswa inklusi tidak menjadi korban kekosongan guru.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral