GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagasan Sumitro Jadi Fondasi Keberpihakan Ekonomi Presiden Prabowo

Pakar politik nasional, M. Qodari, menyebut pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo sebagai fondasi penting dalam membentuk arah kebijakan ekonomi dan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap rakyat kecil.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:34 WIB
Pakar politik nasional, M. Qodari
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pakar politik nasional, M. Qodari, menyebut pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo sebagai fondasi penting dalam membentuk arah kebijakan ekonomi dan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap rakyat kecil. Hal tersebut disampaikan Qodari saat menghadiri acara Bedah Buku “Jalan Keadilan : Sumitro Djojohadikusumo” yang berlangsung di Aula Serba Guna Sains Techno Park Universitas Indonesia, Depok, Rabu (6/8).

Di forum tersebut, Qodari menekankan bahwa Sumitro bukan hanya seorang ekonom penting, tetapi juga tokoh yang merumuskan hubungan antara ilmu ekonomi dan kebijakan publik di Indonesia. “Harus dipahami bahwa memang Pak Sumitro ini adalah salah satu ekonom terpenting, bahkan boleh dibilang begawan ekonominya Indonesia,” ujar Qodari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, Sumitro memiliki peran strategis dalam sejarah ekonomi Indonesia. Sebagai akademisi, Sumitro merupakan salah satu pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pernah menjabat sebagai dekan serta Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). 

Sementara sebagai teknokrat, Sumitro pernah menduduki sejumlah jabatan penting di kabinet, antara lain Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan hingga Menteri Riset. “Pak Sumitro itu kelebihannya bukan hanya seorang pemikir, tapi juga beliau seorang teknokrat dan seorang aktivis. Dalam menjalankan tugas sebagai teknokrat, Pak Mitro menggunakan ilmu ekonomi untuk melakukan pembangunan di Indonesia," jelasnya.

Qodari menyoroti bahwa Sumitro memiliki keyakinan kuat bahwa negara berkembang seperti Indonesia membutuhkan negara sebagai agen perubahan. “Beliau punya pandangan bahwa negara-negara berkembang untuk menjadi negara mampu, pemerintah itu harus menjadi agen perubahan atau agent of change,” tandas Qodari lagi.

Pandangan ini, menurut Qodari, menjadi benang merah yang terlihat dalam berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Ia menyebut, pemahaman Prabowo terhadap teori ekonomi tidak lepas dari pengaruh ayahandanya yang juga menulis buku-buku teks ekonomi. 

“Jadi saya kira hubungan antar ekonomi dengan kebijakan publik itu tokohnya di Indonesia adalah Pak Sumitro. Dari pemikiran Pak Sumitro, kita bisa melihat tentang pemikiran-pemikiran Pak Prabowo,” imbuhnya. “Tidak heran kalau Pak Prabowo itu paham tentang teori-teori ekonomi, karena memang bapaknya itu bahkan menulis buku teks tentang pemikiran-pemikiran ekonomi,” tambahnya.

Dalam konteks keberpihakan sosial, Qodari melihat bahwa keberpihakan Prabowo kepada masyarakat menengah ke bawah merupakan kelanjutan dari gagasan Sumitro mengenai keadilan distribusi ekonomi. “Pak Sumitro itu menekankan bagaimana agar kemajuan rakyat, kemajuan bangsa dan negara itu bisa dicapai oleh ilmu-ilmu ekonomi,” kata Qodari. “Tidak mengherankan juga bahwa Pak Prabowo punya keberpihakan yang besar kepada masyarakat Indonesia, terutama menengah ke bawah,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai relevansi pemikiran Sumitro dengan arah pembangunan saat ini, Qodari menekankan peran Sumitro sebagai pejuang kemerdekaan yang ikut memperjuangkan diplomasi internasional pada masa awal Republik. “Ketika beliau selesai studi doktoral ekonomi di Belanda, beliau pulang ke Indonesia, Indonesia menuju ke arah kemerdekaan. Pak Sumitro itu berjuang secara diplomasi di luar negeri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Qodari.

Qodari juga mengutip tulisan Sumitro yang mengkritisi struktur ketimpangan ekonomi masa kolonial sebagai refleksi awal perjuangan keadilan ekonomi. “Beliau pernah menulis bagaimana penduduk pribumi Indonesia itu 98 persen, tapi pendapatannya cuma sekitar 20 persen dari total ekonomi. Kalangan Asia cuma 2 persen tapi menguasai 20 persen. Sementara Eropa itu penduduknya cuma 0,5 persen, tapi menguasai 60 persen ekonomi Indonesia,” jelasnya.

tvonenews

Menurut Qodari, kesadaran akan ketimpangan ini turut diangkat kembali oleh Prabowo dalam berbagai pidato politik dan kebijakan pemerintahannya saat ini. “Pak Prabowo sering mengeluarkan analisa yang kurang lebih sama. Misalnya, 10 persen penduduk Indonesia menguasai 75 persen dari ekonomi Indonesia,” tegas Qodari.

“Jadi intinya, Pak Sumitro ingin Indonesia menjadi negara maju, bangsanya menjadi maju, pendapatannya meningkat. Pada hari ini sedang dikerjakan oleh Pak Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai presiden,” jelasnya.

Mengakhiri keterangannya, Qodari menyambut baik terbitnya buku ini sebagai langkah penting untuk menggali kembali warisan pemikiran Sumitro yang masih sangat relevan di era sekarang. “Ini merupakan momentum yang penting, yang bagus dalam menggali pemikiran Pak Sumitro, yang notabene secara tidak langsung kita bisa memahami pemikiran Pak Prabowo,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai catatan, Qodari juga menyebut buku serupa pernah diterbitkan pada 1987 dalam rangka ulang tahun Sumitro, namun buku “Jalan Keadilan” menghadirkan pendekatan dan perspektif yang lebih kontekstual dengan tantangan pembangunan hari ini. “Sangat tepat untuk bicara mengenai Pak Sumitro pada hari ini karena memang posisi penting dari seorang Pak Prabowo, di luar bahwa Pak Sumitro sendiri merupakan salah satu ekonom terbesar dan terpenting di Indonesia,” terang Qodari.

“Ekonom yang sangat lengkap karena bukan hanya kuat dari teori, tapi juga beliau seorang praktisi. Jadi perspektif teoritis dan perspektif lapangannya itu sangat-sangat lengkap untuk dijadikan pelajaran bagi kita pada hari ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs menguji b Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Mahkamah Konstitusi (MK) buntut status tersangkanya pada kasus ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana hukum utang yang terlupakan? Baik yang berutang atau yang meminjamkan lupa, begini penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes

Trending

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Tips sehat ramadhan ala dr Zaidul Akbar. Sayang jika ditinggalkan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan
Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs mengaku pihaknya didiskriminalisasi terkait pengungkapan perkara ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Kapten Manchester City Bernardo Silva menegaskan timnya masih terus berjuang memburu trofi Liga Inggris musim 2025/2026.
Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT