News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Ketua Majelis DPP PPP Pesankan Seluruh Kader untuk Jaga Persatuan

Wakil Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Afifuddin Muhajir memberikan pesan kepada seluruh kader PPP untuk terus menjaga persatuan sebagai modal utama membesarkan partainya kembali, usai Pemilu 2024.
Jumat, 7 Juni 2024 - 16:41 WIB
Wakil Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Afifuddin Muhajir
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Wakil Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Afifuddin Muhajir memberikan pesan kepada seluruh kader PPP untuk terus menjaga persatuan sebagai modal utama membesarkan partainya kembali, usai Pemilu 2024.

“Sesuai dengan namanya, maka modal utamanya adalah persatuan. Jangan putus asa karena bagi kaum kiai dan santri, perjuangan adalah proses bukan semata-mata produk. Jika prosesnya sudah dilakukan dengan baik dan dijalankan serius, tapi produknya tidak sesuai harapan maka sesungguhnya itu sudah dicatat di hadapan Allah SWT,” ujar KH Afifuddin, Jumat (7/6/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiai berkarisma yang juga menjabat sebagai Wakil Rais Amm PBNU ini meminta agar tidak ada kader yang saling menyalahkan satu sama lain terhadap perolehan hasil Pemilu 2024. Sebab, menurutnya hal tersebut hanya dapat membuat partainya semakin kecil.

“Mudah-mudahan tidak ada kelompok yang saling menyalahkan satu sama lain. Karena hal itu salah satu indikasi partai ini tak bersatu, padahal bersatu adalah modal utama. Saya berharap masing-masing pihak menahan diri untuk tidak berkomentar yang membuat partai ini tambah kecil,” tegasnya.

KH Afifuddin pun menilai kepemimpinan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono sejauh ini telah melakukan sebagaimana mestinya. Sehingga, para kader diharapkan dapat mentaati aturan organisasi di bawah kepemimpinan Muhamad Mardiono.

“Kalau saya pantau memang sudah melaksanakan sebagaimana amanat semestinya, kalau tidak sukses maka belum waktunya. Sebagai muslim yang baik dan menurut Islam, para kader harus tetap mematuhi aturan organisasi yang merupakan sebuah syariat,” tambahnya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, KH Afifuddin berharap agar ke depannya partai berasaskan Islam ini dapat terus berjuang bagi Bangsa Indonesia.

“Menurut saya wajib PPP tetap eksis, karena satu-satunya partai berasaskan Islam. Sehingga wajib berjuang sekuat tenaga demi bangsa ini,” tutupnya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT