News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Kerja, Mentan Amran Tinjau Lahan Pertanian di Merauke Papua Selatan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Rabu, 17 April 2024 - 14:09 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob , Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Sumber :
  • Humas Kementan

tvOnenews.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kunjungan kerja yang dilakukan pada hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri 1445 Hijriah tersebut dalam rangka meninjau optimalisasi lahan pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman  mengapresiasi semangat Pangdam TNI dalam mengelola sektor pertanian sawah. Oleh sebab itu, Amran mengaku juga  bersemangat sehingga pada hari pertama kerja dirinya bersama jajaran Kementan berada di Merauke Papua Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini, hari pertama kerja kami berada di Merauke, Papua Selatan. Kami apresiasi semangatnya pak Pangdam, Luar biasa semangatnya beliau untuk mengelola sektor pertanian khusunya sawah. Dan juga Pak Danrem, Pak Bupati, luar biasa semangatnya. Sehingga hari pertama, karena beliau khusus mengundang ke Jakarta saya katakan, hari pertama kerja kita berada di Merauke,” kata Andi Amran Sulaiman kepada media, Rabu 17 April 2024.

“InsyaAllah kita akan garap, pertama adalah kita sudah putuskan langsung kita garap 20.000 Ha optimalisasi lahan, anggaranya kami setujui hari ini dan langsung kita kerjakan, itu 20.000 Ha. Kalau ini berhasil dengan baik, kita akan bergeser mengelola itu 500.000 Ha, dari potensi 1,2 Juta Ha,” tambahnya.

Sebagai percobaan, lanjut Amran, pihaknya pada tahun 2016, 2017 bersama pemerintah daerah mulai merintis untuk menggarap lahan pertanian seluas 10.000 hektar yang iru berhasil sampai panen.

“Ini  kami sudah rintis 2016, 2017. kita rintis dulu bersama Pak Bupati 10.000 Ha dan berhasil, sekarang sudah ini panen. Hanya saja ini pengelolaan air atau water management kita kelola airnya dengan baik inyaAllah hari ini panennya IP-nya 1,3 ada yang panen satu kali ada yang panen dua kali. Dan kita tingkatkan target panen jadi tiga kali. Jadi produksinya bisa 3 kali lipat,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mendongkrak produksi, kata Amran Kementan akan memberikan sejumlah bantuan berupa mesin pertanian seperti traktor, pompa air, Transpalnter, Combine Harvester.

“InsyaAllah dalam waktu singkat, mudah-mudahan satu minggu, paling lambat dua minggu. Tapi kami minta satu minggu alat seperti traktor roda 4 kami kirim dari Surabaya. Pompa 6 in 10 Unit. 10 unit Pompa 8 in, 10 unit Rice Transpalnter, Combine Harvester 10 unit  dan Benih 20.000 Hektar, Ini agar bisa tanam di musim kering,” imbuh Amran.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT