News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan di Ponpes Al Zaytun, tapi Liriknya Begini, Panji Gumilang dan Para Anak Buah Menyanyi Haru

Sosok pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang saat ini terus mendapat sorotan dari masyarakat Indonesia setelah berbagai kontroversi yang terjadi di dalamnya.
Kamis, 20 Juli 2023 - 15:26 WIB
Panji Gumilang
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Sosok pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun yakni Panji Gumilang saat ini terus mendapat sorotan dari masyarakat Indonesia setelah berbagai kontroversi yang terjadi di dalamnya.

Mulai dari ajaran yang memperbolehkan wanita dan laki-laki berdiri sejajar di shaf yang sama saat salat Idul Fitri, lalu ia juga menyanyikan salam yahudi serta dianggap mengganti lirik lagu Indonesia Raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai kontroversi yang terjadi di Al Zaytun itu pun ramai menjadi perbincangan masyarakat karena tidak sesuai dengan syariat Islam.

Bahkan saat ini Al Zaytun dan juga Panji Gumilang dikaitkan dengan organisasi Negara Islam Indonesia atau NII KW9.

Beberapa waktu yang lalu sempat viral sebuah video yang menunjukan momen saat para santri Al Zaytun dan juga para tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang liriknya berbeda dari lirik Lagu Indonesia Raya biasanya.

Maka dari itu banyak yang beranggapan kalau Panji Gumilang berani mengganti lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dan isu Panji Gumilang yang memiliki hubungan organisasi NII pun kembali mendapat sorotan dari publik.

Diketahui, Panji Gumilang bahkan mewajibkan murid atau santri di ponpes Al Zaytun untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza.

Para murid dan santri ponpes Al Zaytun wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza sebelum kegiatan belajar.

Berikut adalah cuplikan lirik Indonesia Raya 3 stanza:

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri jadi pandu ibuku
Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya
Disanalah aku berdiri untuk selama-lamanya

Indonesia tanah pusaka, pusaka kita semuanya 
Marilah kita mendoa, Indonesia bahagia

Suburlah tanah nya, suburlah jiwanya
Bangsanya rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya, sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya merdeka, merdeka
Tanahku Negeriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia tanah yang suci
Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri
Menjaga ibu sejati

Indonesia Tanah berseri
Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji
Indonesia abadi

Meski banyak yang mengira kalau Panji Gumilang berani mengganti lirik lagu Indonesia Raya, namun sebenarnya lagu Indonesia Raya 3 Stanza sendiri merupakan lagu yang sama dari lagu kebangsaan Indonesia.

Dilansir dari laman Kemendikbud, Lagu Indonesia Raya 3 stanza diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman dan pertama kali dimainkan pada 28 Oktober 1928 

Lagu ini diciptakan pertama kali oleh WR Supratman dengan judul Indonesia Merdeka dan tidak ada kata Raya didalamnya, melainkan Mulia.

“Indonesia Mulia, Merdeka, Merdeka”

Disebutkan kalau lirik Indonesia Raya 3 Stanza bukanlah hanya semata lirik saja, lebih dari itu, terdapat lantunan harapan dan doa terhadap negara ini.

Sejatinya, lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan sekarang merupakan lagu di stanza pertama yang berkisah tentang Indonesia yang saat itu belum bersatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan di stanza kedua, terdapat doa yang tulus dari seluruh masyarakat Indonesia yang mengharapkan Indonesia sebagai negara yang bahagia.

Dan di stanza ketiga, stanza yang memiliki janji dan sumpah dari seluruh rakyat Indonesia. Sebuah sumpah janji setia terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral