GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Pendemo dengan Santai, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Kerahkan Anjing Herder, Bukti Tak Takut Massa?

Imbas segala kontroversi, Pondok Pesantren Al Zaytun digeruduk oleh ribuan massa yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIM) pada Kamis (15/6/2023).
Sabtu, 17 Juni 2023 - 09:39 WIB
Pimpinan Pondok pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com – Beberapa waktu lalu tepatnya pada hari Kamis (15/6/2023) kemarin, Pondok Pesantren Al Zaytun digeruduk oleh ribuan massa yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIM).

Diketahui kalau ternyata ribuan orang yang tergabung dalam FIM itu melakukan aksi unjuk rasa guna meminta agar segala dugaan aliran sesat yang ada di Ponpes Al Zaytun untuk segera diusut tuntas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaporkan ada sekitar 5 ribu orang yang ikut dalam aksi unjuk rasa di depan Pondok Pesantren Al Zaytun pada hari Kamis kemarin.

Mengantisipasi kedatangan ribuan pendemo yang menggeruduk Al Zaytun, Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun yakni Panji Gumilang pun menyiapkan pasukan yang menghadang massa pendemo masuk ke lingkungan Ponpes.

Bahkan untuk mencegah aksi massa yang menggeruduk, Ponpes Al Zaytun terlihat memasang kawat berduri dan juga mengerahkan anjing herder yang siap menghalau massa jika hendak masuk ke dalam pesantren. 

Dikatakan kalau anjing herder yang disiapkan merupakan anjing-anjing terlatih yang sudah dilatih sebelum nya oleh divisi keamanan LKM Rahmatan Lil Alamin. 

Penjagaan itu ternyata cukup efektif, terbukti dari ribuan massa yang tertahan di pintu gerbang. Sempat terjadi dorong-dorongan antara massa dan pihak aparat hingga akhirnya ditenangkan oleh Kapolres Indramayu.

Meski tak bisa masuk ke dalam Pondok Pesantren, sejumlah massa tetap berdiri didepan gerbang utama Ponpes Al Zaytun sambil berseru dan juga melantunkan Asmaul Husna.

Melihat keriuhan yang terjadi di Ponpes Al Zaytun, pimpinan pondok pesantren, Panji Gumilang pun akhirnya menampakkan diri di hadapan ribuan pendemo 

"Bapak silahkan jaga di luar. Tidak akan ada apa-apa. Saya menjamin, tidak akan ada apa-apa. Umur saya sudah lebih dari tiga perempat abad (sudah tua), saya menjamin tidak akan ada yang anarkis," ujar Panji Gumilang kepada polisi.

Panji Gumilang juga meminta agar massa Al Zaytun yang berjaga juga untuk tetap tenang dan tidak terpancing untuk berbuat anarkis. 

"Jangan kamu anarkis. Ini syekhmu sudah menjamin," pungkasnya.

FIM Sampaikan 5 Tuntutan untuk Ponpes Al Zaytun

Pada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan massa yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIM) itu merupakan imbas dari sejumlah kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantrean Al Zaytun.

Ponpes Al Zaytun menjadi sorotan publik setelah sosok pemimpinnya Panji Gumilang menuai berbagai kontroversi.

Diketahui, Pemimpin Ponpes Al Zaytun pernah meragukan keabsahan Alquran hingga menyuruh para santrinya untuk membaca Alkitab. Tak hanya itu, ketika Idul Fitri dia juga pernah membawakan khutbah dengan mengutip ayat InjiL.

Berbagai kontroversi di pondok pesantren itu membuat masyarakat geram hingga berujung aksi demo pada Kamis (15/6/2023).

Pada aksi demonstrasi tersebut, pihak FIM pun menyampaikan 5 tuntutan mereka kepada Ponpes Al Zaytun imbas dari segala kontroversi yang dilakukannya.

Pertama, massa aksi mendesak pihak MUI dan Kementerian Agama untuk mengusut tuntas adanya dugaan ajaran sesat di Pondok Pesantren Al Zaytun. 

Kedua, mengusut tuntas adanya dugaan tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun, Syekh Panji Gumilang.

Ketiga, pihaknya FIM menduga Ponpes Al Zaytun telah merampas tanah rakyat dan menguasai ribuan hektare yang tidak jelas izin peruntukannya.

Keempat, massa aksi yang berunjuk rasa meminta untuk pembuatan dermaga khusus Al Zaytun di Kecamatan Kandanghaur segera dihentikan.

Kelima, massa menilai Ponpes Al Zaytun tidak memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri NII Crisis Center atau Pusat Rehabilitasi Korban NII, Ken Setiawan menyampaikan tuntutannya juga termasuk tindak pidana pencabulan yang diduga dilakukan oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

"Salah satu tuntutan kami meminta pihak berwajib mengusut tuntas tindak pidana pemerkosaan atau pencabulan atas laporan Kartinih yang dilakukan oleh Panji Gumilang," pungkas Ken Setiawan. (oro/abs/rka/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Rakyat Papua Tengah Tagih Realisasi Pasal 4 Ayat 4 UU Otsus

Wakil Rakyat Papua Tengah Tagih Realisasi Pasal 4 Ayat 4 UU Otsus

Pasal tersebut mengamanatkan perlunya pertimbangan kepala daerah dalam kebijakan pemerintah pusat
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT