News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo Saat Ini Disebut Alami Diffuse Axonal Injury, Apa Itu Diffuse Axonal Injury?

David korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo disebut mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI). Hal ini diungkapkan oleh Anggota Bidang Cyber dan Media PP GP Ansor Ahmad Taufiq.
Senin, 27 Februari 2023 - 05:15 WIB
David korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo disebut alami Diffuse Axonal Injury. Menag Yaqut saat menjenguk David.
Sumber :
  • Twitter @YaqutCQoumas

Jakarta, tvOnenews.comDavid korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo disebut mengalami Diffuse Axonal Injury (DAI).

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Bidang Cyber dan Media PP GP Ansor Ahmad Taufiq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diketahui, media sosial dihebohkan dengan kasus penganiayaan terhadap David (17) yang merupakan anak salah satu petinggi GP Ansor.

Sedangkan, pelaku penganiayaan itu adalah Mario Dandy Satriyo (20) yang merupakan anak dari pejabat pajak, yakni Rafael Alun Trisambodo.

Kasus penganiayaan dipicu rasa cemburu Mario Dandy Satriyo karena pacarnya---AG---bercerita soal pengalaman tidak enak yang dilakukan oleh korban kepadanya.

Dokter bedah tulang, Asa Ibrahim, menulis soal Diffuse Axonal Injury (DAI) melalui utas singkatnya di akun Twitter @asaibrahim.

Dia menjelaskan Diffuse Axonal Injury (DAI) termasuk cedera kepala yang parah.

Ini terjadi saat ada benturan benda tumpul yang sangat keras atau high energy injury pada kepala.

“Jadi sistem saraf kita itu punya unit fungsional terkecil yang namanya neuron. Bagiannya ada macam-macam. Pada DAI yang cedera adalah axon-nya, bagian dari sel saraf yang berfungsi menghubungkan sel saraf satu sama lain, ada lebih dari 16 miliar neuron di otak kita,” jelasnya.

Diffuse Axonal Injury (DAI) tidak terjadi jika tidak ada benturan yang luar biasa keras pada kepala yang menyebabkan puntiran, tarikan atau gerak akselerasi-deselerasi yang berat pada kepala, yang menyebabkan robekan pada axon dalam jumlah yang besar dan acak atau diffuse.

“Otak dan tubuh kita berfungsi saat ada koneksi antar neuron atau saraf yag bermiliar-miliar itu satu sama lain. Kesadaran, gerakan, berpikir, melihat, bicara, emosi, empati dan sebagainya semua karena ada hubungan antar saraf. Kalau axon-nya rusak secara luas, bagaimana dampaknya?,” tulis Asa.

tvonenews

“DAI memiliki dampak yang sangat variatif terhadap fungsi otak penderitanya. Semakin luas semakin parah. Semakin berat benturannya semakin parah. Banyak yang bisa hilang kesadaran, sulit berpikir, lumpuh, sulit bicara, emosi tidak stabil, tidak bisa melihat atau mendengar, sulit berpikir dan sebagainya,” sambung Asa.

Dia menjelaskan Diffuse Axonal Injury (DAI) berbeda dengan kasus orang patah tulang atau usus robek.

Kasus tersebut bisa diatasi dengan operasi. Namun, berbeda dengan kasus Diffuse Axonal Injury (DAI).

Masalah utama pada kasus Diffuse Axonal Injury (DAI), terapinya adalah suportif atau mendukung saja.

“Dengan oksigen, obat-obatan, pokoknya gimana caranya enggak jadi tambah parah,” katanya.

Pada kasus akut atau awal kejadian sampai beberapa hari, target pengobatan yang paling utama adalah mempertahankan kondisi otak dan mencegah kerusakan otak lebih lanjut (secondary brain injury).

Jadi cederanya bukan hanya saat benturan, tapi sangat mungkin setelahnya juga akibat hipoksia atau hipertensi cranial.

"Jika sudah melalui fase akut/awal, penderita sudah membaik dan kesadarannya insyaallah bisa membaik, fokus utama adalah mengembalikan fungsinya dengan proses fisioterapi dan rehabilitasi. Ini tergantung fungsi apa yang kena dan separah apa," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia melanjutkan terapi yang dilakukan mulai dari belajar lagi menggerakkan tubuh, bicara, berpikir, fungsi sehari-hari seperti belajar makan, pakai baju, buang air dan fungsi sehari-hari lainnya yang sangat mungkin terdampak.

“Tidak lupa juga belajar untuk mengendalikan emosi dan bersikap (karena sangat sering kena juga),” jelasnya. 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT