- Freepik/rawpixel
8 Tanda Wafat Husnul Khatimah Sebagaimana Disebutkan oleh Rasulullah SAW
"Apa yang dimaksud orang yang mati syahid di antara kalian?”
Para sahabat menjawab, Wahai Rasulullah, orang yang mati terbunuh karena berjuang di jalan Allah itulah orang yang mati syahid.
Beliau bersabda: “Kalau begitu, sedikit sekali jumlah ummatku yang mati syahid.”
Para sahabat berkata, "Lantas siapakah mereka wahai Rasulullah?"
Beliau bersabda, "Barangsiapa terbunuh di jalan Allah maka dialah syahid, dan siapa yang mati di jalan Allah juga syahid, siapa yang mati karena suatu wabah penyakit juga syahid, siapa yang mati karena sakit perut juga syahid.”
Ibnu Miqsam berkata, Saya bersaksi atas bapakmu mengenai Hadits ini, bahwa beliau juga berkata, orang yang meninggal karena tenggelam juga syahid. (Hadis Riwayat Muslim).
4. Dahi berkeringat
Keringat pada dahi seorang muslim yang akan wafat menandakan rasa malu akibat kesalahan atau dosa saat masih hidup. Dalam sebuah hadits dijelaskan:
"Seperti dijelaskan Abdullah bin Buraidah dari ayahnya, Rasulullah SAW berkata, "Orang beriman meninggal dengan keringat pada alisnya." (HR. Tirmidzi).
5. Seorang ibu yang meninggal ketika melahirkan
Jika seorang ibu meninggal saat melahirkan, maka ia wafat dalam keadaan husnul khotimah. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Orang yang terbunuh di jalan Allah (fii sabilillah) adalah syahid; orang yang wafat karena wabah adalah syahid; orang yang wafat karena penyakit perut adalah syahid; dan wanita yang mati karena melahirkan adalah syahid." (HR. Ahmad)
6. Meninggal karena penyakit menular
Nabi Muhammad SAW berkata bahwa orang yang meninggal karena penyakit menular juga tergolong orang-orang yang wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mati karena penyakit sampar adalah syahid bagi setiap Muslim." (HR. Bukhari)
7. Wafat ketika membela diri saat dirampok
Ada sebuah hadis yang mengatakan, siapa yang membela diri dari perampok atau upaya lain yang bertujuan mengambil harta korban tanpa izin dan melukai, maka ia mati syahid.
Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan dari Sa'id bin Zaid, Nabi Muhammad SAW nersabda,
"Siapa yang dibunuh karena membela hartanya maka ia syahid. Siapa yang dibunuh karena membela keluarganya maka ia syahid. Siapa yang dibunuh karena membela darahnya atau karena membela agamanya, ia syahid." (HR Abu Daud).