- iStockPhoto
Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Tahun Baru, Waktu Terbaik Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab 1447 H
Penutup Doa
Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu‘awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’I, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.
Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."
Tak lupa, marilah kita mengucapkan niat puasa Ayyamul Bidh. Hal ini mengingat jadwal puasa sunnah ini akan berlangsung pada 2 Januari hingga 4 Januari 2026.
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ البَيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin: Nawaitu shauma ayyaamil biidhi sunnatan lillaahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa di hari Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta'ala."
(hap)
Sumber Referensi: Quran Kemenag RI, NU Online Lampung, Buku Pintar Agama Islam untuk Pelajar karya Muhammad Syukron Maksum, MUI, Antara.