- iStockPhoto
Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Tahun Baru, Waktu Terbaik Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab 1447 H
Caranya bagaimana? Kita bisia memperbaiki niat, memperkokoh amalan dan ibadah, serta memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar selalu meningkatkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Kaum muslimin rahimakumullah,
Pada awal tahun 2026, kita sedang menjalani salah satu bulan haram. Ya, waktu saat ini berdasarkan kalender Hijriah, kita berada di bulan Rajab.
Dalam dalil Al-Quran melalui Surat At-Taubah Ayat 36 telah dijelaskan empat bulan haram, yakni bulan Rajab, Dzulqa'dah, Dzulhijjrah, dan Muharram, Allah SWT berfirman:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah, 9:36).
Dalam lanjutan ayat 36, agama Islam mendapat anjuran selama di bulan haram termasuk Rajab, kita harus memperbanyak amal saleh. Tidak hanya itu, kita juga dianjurkan menjauhi perbuatan maksiat.
Bahwasanya di bulan ini, orang yang memperbanyak amal saleh maka segala pahala dari amalannya akan dilipatgandakan. Sementara orang yang melakukan maksiat maka segala dosa juga dilipatgandakan oleh-Nya.
Maka dari itu, anjuran memperbanyak amal saleh menjadi waktu terbaik kita semakin taat kepada Allah SWT. Salah satu amalan sunnah di bulan Rajab, yakni puasa Ayyamul Bidh.
Puasa sunnah ini berlangsung selama tiga hari di setiap bulan Hijriah. Biasanya terletak pada pertengahan bulan dan jatuh pada setiap tanggal 13, 14, dan 15.
Kenapa puasa Ayyamul Bidh berada di pertengahan bulan Hijriah. Pada momen ini dinamakan "hari-hari putih. Sebab malamnya mendapat penerangan dari bulan purnama yang penuh cahaya.
Beberapa hadis riwayat menjelaskan anjuran dan keutamaan puasa Ayyamul Bidh. Salah satunya dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, Rasulullah SAW bersabda: