news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi berbagi daging hewan kurban.
Sumber :
  • iStockPhoto

Teks Khutbah Idul Adha 6 Juni 2025: Toleransi dalam Kurban, Pesan untuk Merawat Kerukunan Umat

Kewajiban menciptakan toleransi dalam esensi kurban sebagai tanda merawat kerukunan antarumat beragama menjadi bahan materi teks khutbah Idul Adha 2025/1446 H.
Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB
Reporter:
Editor :

Artinya: "Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah)." (QS As-Saffat: 103).

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Islam adalah agama yang membawa rahmat, dalam penegasan dari redaksi Surat Al-Anbiya Ayat 107, Allah SWT berfirman:

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Artinya: "Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya, 21:107).

Dalam Al-Quran, Allah SWT melalui Surat Al-Hujurat Ayat 13 juga menegaskan bahwa keragaman adalah bagian dari rencana-Nya, Dia berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Artinya: "Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti." (QS. Al-Hujurat, 49:13).

Rasulullah SAW juga mencontohkan hidup berdampingan secara damai dengan non-Muslim dalam Piagam Madinah, di mana seluruh penduduk Madinah, termasuk kaum Yahudi, dihormati hak-haknya sebagai warga negara.

Sidang shalat Id yang dibanggakan Allah

Dalam praktiknya, daging kurban tidak hanya boleh diberikan kepada sesama Muslim, tetapi juga kepada non-Muslim dalam konteks ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan).

Sebagaimana dalam penjelasan dari para ulama kontemporer, seperti Syaikh Yusuf al-Qaradawi dan Prof. Quraish Shihab.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral