- Freepik
Cara Mengusir Tikus sesuai Sunnah dan Islami agar Rumah Bersih dan Tetap Menjaga Iman
tvOnenews.com - Tikus sering kali menjadi hewan yang begitu memomokkan dalam setiap rumah tangga.
Tikus sebagai hewan yang tak hanya merusak makanan dan barang-barang, tetapi juga membawa berbagai penyakit berbahaya seperti leptospirosis dan salmonella.
Dalam Islam, mengusir tikus berdasarkan sunnah sebagai bentuk menjaga kebersihan rumah. Jadi, bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bagian dari ibadah.
Dalam redaksi hadis riwayat Imam Muslim Nomor 223 mengenai kebersihan sesuai anjuran Islam, Rasulullah SAW bersabda:
"Kebersihan adalah sebagian dari iman." (HR. Muslim).
Dari sinilah pentingnya menjadikan kebersihan sebagai bentuk ketaatan, termasuk kita wajib memahami cara mengusir tikus dari rumah berdasarkan sunnah dan Islami.
- iStockPhoto
Tikus dalam Perspektif Islam
Dinukil dari buku Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim karya Imam Nawawi, Tikus dalam agama Islam menjadi bagian kategori fawāsiq. Maksudnya, hewan perusak yang diperbolehkan untuk dibunuh meskipun di tanah haram.
Rasulullah SAW bersabda: "Ada lima jenis hewan fawāsiq yang boleh dibunuh baik di tanah halal maupun haram: tikus, kalajengking, anjing gila, burung elang, dan ular." (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama seperti Imam Nawawi menjelaskan bahwa, hal ini menunjukkan betapa bahayanya tikus dan boleh dibasmi untuk menjaga keselamatan serta kebersihan lingkungan.
Cara Mengusir Tikus sesuai Sunnah dan Islami
Merujuk dalam Fatwa Lajnah Daimah no. 20567 dan NU Online, ada beberapa cara paling ampuh agar tikus menjauh bahkan tidak akan mengganggu lagi di dalam rumah sebagai berikut:
1. Menjaga Kebersihan Rumah
Menjaga kebersihan adalah langkah pertama dan utama. Sisa makanan, tumpukan barang, atau lubang-lubang kecil bisa menjadi sarang tikus.
"Sesungguhnya Allah itu Mahabersih dan mencintai kebersihan.” (HR. Tirmidzi)
2. Menggunakan Perangkap yang Tidak Menyiksa
Islam menekankan adab terhadap hewan, termasuk ketika harus membunuhnya. Gunakan perangkap yang cepat dan meminimalisir rasa sakit.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik dalam segala hal..." (HR. Muslim)
3. Menghindari Racun yang Berbahaya
Menggunakan racun bisa membahayakan anak-anak, hewan peliharaan, atau mencemari makanan. Sebaiknya dihindari jika ada alternatif lain.
4. Membaca Doa dan Zikir Perlindungan Rumah
Membaca Al-Baqarah di rumah dipercaya bisa mengusir gangguan makhluk halus dan hewan berbahaya.
Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya." (HR. Muslim)
Etika Islam dalam Menghadapi Gangguan Hewan
Dilansir dari Tafsir Ibnu Katsir, Islam mengajarkan untuk tidak menyakiti hewan tanpa sebab. Jika masih bisa dicegah, maka pencegahan lebih diutamakan daripada pembasmian.
Tindakan ini harus dilandasi niat menjaga lingkungan, bukan sekadar benci terhadap makhluk Allah. Bahkan saat membasmi pun, tetap dianjurkan adab dan ketulusan.
Dalam hal ini, mengusir tikus adalah bagian dari menjaga kebersihan rumah, dan dalam Islam, itu berarti juga menjaga iman.
Dengan mengikuti cara-cara islami seperti membersihkan rumah, membaca doa perlindungan, dan memperlakukan hewan secara beradab, kita bisa hidup lebih sehat, tenang, dan diberkahi.
(hap)