news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Sumber :
  • ANTARA

Baznas Gelar Pesantren Jalan Cahaya Bagi Disabilitas Rungu

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI kembali melaksanakan Program Pesantren Jalan Cahaya sebagai bentuk komitmen dalam memberikan dakwah dan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.
Selasa, 25 Maret 2025 - 23:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI kembali melaksanakan Program Pesantren Jalan Cahaya sebagai bentuk komitmen dalam memberikan dakwah dan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

Program Pesantren Jalan Cahaya ditujukan untuk 1.500 penyandang disabilitas sensorik rungu wicara yang tersebar di beberapa pondok pesantren dan komunitas di Jabodetabek.

"Dalam kegiatan ini para peserta diberikan pembelajaran mengenai akhlak, fikih, serta pembelajaran Al Quran isyarat. Hal ini menjadi fokus Baznas dalam memberdayakan komunitas disabilitas agar dapat memperdalam ilmu agama dengan mudah dan efektif," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Saidah juga menegaskan pesantren ini bukan hanya ruang belajar saja, melainkan menjadi jembatan menuju pemahaman agama yang lebih untuk disabilitas tuli.

"Kami berharap ke depannya program ini dapat memperdalam spiritualitas bagi para peserta, serta dapat menciptakan lingkungan keagamaan yang ramah bagi semua kalangan," ujarnya.

Dalam kegiatan itu Baznas menggandeng Majelis Ta’lim Tuli Indonesia (MTTI), serta memberikan dukungan bantuan berupa 100 paket Ramadhan, sekaligus memberikan bantuan pemberdayaan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.

Program Pesantren Jalan Cahaya merupakan wujud keseriusan Baznas dalam memastikan setiap individu untuk dapat merasakan manfaat yang sebesar-besarnya.

Dengan mengusung tema "Menyinarkan Hati dan Menebar Ilmu", Baznas berharap dapat membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi penyandang disabilitas sensorik untuk terlibat alam kehidupan keagamaan.

"Baznas percaya betul, setiap insan berhak mendapatkan akses terhadap ilmu agama, termasuk mereka yang keterbatasan fisik. Baznas kan terus perkuat langkah untuk menjadikan program ini sebagai dakwah yang memiliki peran untuk saudara-saudara tuli," ucap Saidah Sakwan. (ant/put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral