news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bukan di Kantor Tapi Kata Buya Yahya Shalat Dhuha Itu Sebaiknya di Rumah, Karena….
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Bukan di Kantor Tapi Kata Buya Yahya Shalat Dhuha Itu Sebaiknya di Rumah, Karena …

KH Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya) mengingatkan agar seorang Muslim sebaiknya shalat dhuha di rumah bukan di kantor. Hal ini karena itulah kaidah pertamanya.
Kamis, 6 Maret 2025 - 10:12 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya mengingatkan agar seorang Muslim sebaiknya shalat dhuha di rumah bukan di kantor.

Shalat Dhuha adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan pada waktu pagi setelah matahari naik hingga sebelum waktu zawal atau tergelincir ke arah tengah hari. 

Ada banyak keutamaan dari shalat dhuha ini, seperti membuka pintu rezeki, senilai ibadah haji dan umrah, mendapatkan penjagaan dari Allah SWT hingga pengampunan dosa.

Adapun dalil dari shalat dhuha adalah firman Allah SWT berikut ini.

وَالضُّحَىٰۙ وَاللَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

"Demi waktu Dhuha, dan demi malam apabila telah sunyi." (QS. Adh-Dhuha: 1-2)

Selain itu dalil shalat dhuha juga tercantum dalam hadis berikut ini:

Hadis riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

"Kekasihku (Rasulullah SAW) berwasiat kepadaku tiga hal yang tidak akan aku tinggalkan: (1) Puasa tiga hari setiap bulan, (2) shalat Dhuha, dan (3) shalat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari dan Muslim)

Sementara untuk waktu shalat dhuha dapat dilakukan sejak matahari terbit hingga sesaat sebelum dzuhur. Namun dalam keseharian, banyak yang sudah beraktivitas sejak pagi yang membuat shalat dhuha tak bisa dilakukan di rumah.

Mengenai hal ini Buya Yahya menyarankan agar sebaiknya shalat dhuha lakukan di rumah, tentu ini bukan hukum mutlak.

Hal ini karena kata Buya Yahya semua shalat sunnah lebih bagus jika dilakukan di rumahnya.

“Lebih bagus dilakukan di rumahnya, kecuali shalat dhuha bagi yang saat itu ada di masjid,” ujar Buya Yahya dalam ceramahnya yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Maka alangkah baik saran Buya Yahya jika setelah shalat subuh seorang Muslim tetap berdiam di masjid.

“Lalu dhuhanya di masjid tak apa,” saran Buya Yahya.

Namun kata Buya Yahya menjelaskan bahwa itu adalah kaidah yang pertama. Sementara kaidah kedua adalah tergantung kenyamanan.

“Kaidah kedua yang paling nyaman bagi Anda, yang bisa mendorong kekhusyuk-an,” jelas Buya Yahya.

Jadi, Buya Yahya menegaskan jika di rumah tak bisa khusyuk maka lakukanlah di kantor.

“Jika kantor Anda membuat ibadah Anda khusyuk silahkan. Asal ibadah tak mengganggu kerja,” tandas Buya Yahya.

“Jika Anda kerja ya ibadahnya kerja Jangan shalat terus,” kata Buya Yahya seraya mengingatkan.

Jadi meski shalat dhuha diutamakan di rumah, namun boleh dilakukan di tempat di kantor.

“Minimal dua rakaat, paling sempurna delapan rakaat,” jelas Buya Yahya.

Bagaimana Jika di Rumah Tak Bisa dan di Kantor Harus Segera Kerja?

Buya Yahya memberikan tips kepada orang yang tidak bisa melakukan shalat dhuha di rumah atau di kantor.

“Jika di rumah tidak bisa dan di kantor harus langsung kerja, shalat di atas kendaraan," saran Buya Yahya.

Hal ini kata Buya Yahya dilakukan Nabi Muhammad SAW.

“Nabi tidak pernah meninggalkan shalat sunnah meski dalam perjalanan,” kata Buya Yahya.

Saat dalam perjalanan, arah kendaraanmu adalah kiblat.

Kecuali kendaraannya berhenti, arah kiblat harus ke arah Ka’bah.

“Nabi saat mengendarai untanya tetap shalat,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menyarankan hal ini. Siapa yang mengamalkannya maka pasti shalat sunnahnya jadi banyak.

“Nabi pernah melakukan, jadi jangan ragu,” kata Buya Yahya.

Itulah pesan Buya Yahya terkait shalat dhuha dimana yang utama dilakukan di rumah karena shalat sunnah. Namun jika memang tidak memungkinkan shalat dhuha bisa dilakukan di kantor atau tempat lain bahkan bisa jua di atas kendaraan, sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW dengan shalat di atas unta.

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral