- Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official
Amalan Malam Ramadhan, Pesan UAH: Lakukan Minimal 70 Kali
Hal ini karena zikir itu bukan hanya di lisan namun juga harus ada ketersambungan hati antara seorang hamba dengan Allah SWT.
“Jadi zikir itu bukan hanya di lisan, ya basah lisan tuh bagus tapi basahnya lisan itu nanti diiringi dengan ketersambungan kepada hati kepada jiwa,” ujar UAH.
“ini yang nyambung karena itu disebut zikir. Zikir itu kan terkoneksi ingat ingat itu tersambung,” lanjutnya.
Zikir istighfar memang memiliki keutamaan menghapus dosa.
Hal ini sebagaimana arti dari dari istighfar adalah mohon ampun kepada Allah SWT.
Berikut salah satu bacaan istighfar yang bisa dibaca seorang Muslim ketika akan tidur.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِي لاَ إِلٰهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullaah al-'Azhim alladzi laa ilaaha illaa huwa al-hayyul qayyum wa atuubu ilaih
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengatur, dan aku bertaubat kepada-Nya."
Keutamaan istighfar untuk menghapus dosa tercantum dalam salah satu hadis berikut ini.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Setiap anak Adam itu sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang bertaubat.” (Hadis Riwayat Tirmidzi)
Namun ternyata bukan hanya Surah Al Mulk yang disarankan dibaca setiap malam.
Sementara Muhasabah adalah proses introspeksi diri dalam Islam dimana seorang Muslim mengevaluasi perbuatan, perkataan, dan niat yang telah dilakukan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kata muhasabah sendiri berasal dari bahasa Arab حَاسَبَ (ḥāsaba) yang berarti "menghisab" atau "menghitung."
Muhasabah mencakup introspeksi atas tindakan di masa lalu serta niat yang akan dilakukan di masa depan.
Berikut hadis yang berisi pesan dari Nabi Muhammad SAW kepada umatnya untuk muhasabah.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya dan beramal untuk (kehidupan) setelah kematian.” (Hadis Riwayat Tirmidzi)