- Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
Saat Puasa Tidur Siang Dapat Mimpi Basah, Langsung Mandi Wajib atau Tunggu Buka? Buya Yahya Sarankan kalau itu...
"Termasuk yang membatalkan puasa adalah keluar mani dengan sengaja, dengan onani atau apa saja, yang penting mengeluarkan mani dengan sengaja," terangnya.
Mimpi basah terjadi ketika kondisi seseorang tidak sadar, mungkin air mani yang keluar bukan dari keinginannya, karena faktor tidur menyebabkan cairan putih itu keluar sendirinya.
Ia memahami tidak semua orang menginginkan air mani keluar berceceran di tengah puasa, namun tak bisa menyalahkan mimpi yang terjadi ketika berada di alam bawah sadarnya.
"Jika ada orang keluar mani tanpa sengaja, dia lagi terlelap dalam tidurnya, mimpi basah, dilihat betul ada air mani, tidak batal karena dia tidak sengaja," paparnya.
Dosa paling besar dan membatalkan puasa Ramadhan jikalau mengalami masturbasi. Buya Yahya mengingatkan hal itu jangan sampai terjadi, karena gejolakan yang terjadi melaui hawa nafsunya.
"Membatalkan puasa saja dosa. Contoh, makan itu membatalkan puasa, sudah dosa, apalagi membatalkan dengan cara yang haram (masturbasi)," tegasnya
Persoalan mandi wajib setelah mimpi basah di siang hari tidak memiliki ketentuan kapan waktu pelaksanaannya.
Buya Yahya mempersilakan jikalau ada yang langsung mandi wajib selepas mimpi basah atau menunggu jadwal buka puasanya.
"Ada pun masalah mandi, ya mandi biasa, mandi besar. Setelah itu, melanjutkan puasanya enggak apa-apa," katanya.
Hal-hal mengharuskan seseorang diwajibkan langsung mandi wajib atau mandi junub, apabila terjadinya sesuatu yang rentan membatalkan puasa.
"Kalau seandainya dalam keadaan normal bukan karena mandi maka itu dimaafkan," tandasnya.
(hap)