- Terra Drone - Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Sosok Toru Tokushige Bos Terra Drone yang Gedungnya Terbakar di Cempaka Putih, Tewaskan 22 Orang Termasuk Wanita Hamil
Selepas kuliah, ia memulai karier di Sumitomo Marine and Fire Insurance Co. Ltd. serta Sumitomo Insurance Company, Limited, dengan fokus pada pengembangan produk dan perencanaan manajemen.
Tokushige kemudian melanjutkan studinya ke jenjang MBA di Thunderbird School of Global Management di AS dan lulus pada tahun 2002.
Gelar ini mengantarkannya masuk ke Silicon Valley, tempat ia aktif membimbing perusahaan startup teknologi dan memimpin sebuah perusahaan inkubasi.
Visi Tokushige dalam membaca arah perkembangan teknologi membawanya ke bisnis kendaraan listrik. Pada tahun 2010, ia mendirikan Terra Motors, perusahaan yang memproduksi motor dan kendaraan roda tiga listrik.
Di bawah kepemimpinannya, Terra Motors mampu menjual hingga 30.000 unit EV per tahun, terutama di pasar Asia.
Dalam sebuah wawancara pada 26 Januari 2014 bersama Asian Entrepreneur, Tokushige menegaskan keyakinannya bahwa peralihan dari mesin berbahan bakar bensin ke listrik hanyalah soal waktu.
“Perubahan besar dari bensin ke listrik akan segera terjadi di industri otomotif dan sepeda motor,” ujarnya kala itu.
Ia menilai motor listrik jauh lebih realistis dari sisi biaya dan penerimaan pasar dibanding mobil listrik, sehingga menjadikannya pijakan awal dalam inovasi.
Mendirikan Terra Drone, Perusahaan Drone Terbesar dari Jepang
Enam tahun kemudian, tepatnya pada Februari 2016, Tokushige mendirikan Terra Drone, perusahaan yang kini tercatat sebagai salah satu jaringan drone industri terbesar di dunia. Terra Drone menyediakan layanan survei udara, inspeksi infrastruktur, hingga analisis data berbasis UAV.
Ekspansi ke Indonesia, Terra Charge 1.000 SPKLU Dibangun
Selain Terra Drone, Tokushige juga mengembangkan Terra Charge, penyedia jaringan SPKLU terbesar di Jepang dengan lebih dari 8.000 titik charging. Perusahaan ini tengah melakukan ekspansi besar-besaran ke Indonesia.
Dalam acara peresmian SPKLU Terra Charge di Jakarta, 20 Agustus 2024, Tokushige menegaskan Indonesia merupakan pasar penting.
“Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi kami. Kami ingin menjadi penyedia jaringan SPKLU nomor 1 di Indonesia dengan menyediakan solusi pengisian daya canggih dan mendukung transisi negara menuju mobilitas listrik,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa karakter masyarakat Indonesia yang cepat menerima teknologi baru menjadi alasan kuat di balik ekspansi tersebut.