news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sumber :
  • ANTARA

Prabowo Minta GBK Jadi Mesin Uang Baru, Danantara Siap Kelola Aset Negara Bernilai Rp400 Triliun

Kabar ini diperkuat langsung oleh pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat dikonfirmasi media pada Rabu (30/4/2025).
Rabu, 30 April 2025 - 10:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kawasan ikonik Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan akan segera beralih pengelolaan ke Danantara Indonesia, holding BUMN super besar yang tengah menjadi sorotan publik.

Kabar ini diperkuat langsung oleh pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat dikonfirmasi media pada Rabu (30/4/2025).

“Jadi berkenaan dengan pertanyaan aset kawasan Gelora Bung Karno yang akan dialihkan pengelolaannya di bawah Danantara, ya betul itu adalah petunjuk dari Bapak Presiden pada saat beliau memberikan pengarahan dalam acara Town Hall Danantara beberapa hari yang lalu,” ungkap Prasetyo.

Langkah ini, menurutnya, sedang dalam tahap koordinasi lintas kementerian, mengingat pengelolaan GBK saat ini berada di bawah Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Sekretariat Negara, yang memiliki skema berbeda dari aset BUMN biasa.

“Sehingga kami tentunya butuh waktu untuk mempersiapkan secara teknis pengalihan ini karena bagaimanapun aset GBK di bawah Kementerian Sekretariat Negara adalah bersifat pengelolaannya di bawah Badan Layanan Umum, yang tentu ada perbedaan dengan proses pengalihan dari aset-aset di BUMN,” jelasnya.

Ia menegaskan belum ada aset yang resmi dialihkan per 30 April 2025.

“Jadi mohon bersabar kalau pertanyaannya aset apa saja yang sudah dialihkan tentu sampai hari ini belum karena baru sedang kita koordinasikan secara teknis dengan pihak-pihak terkait, dengan Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan tentunya dengan Danantara. Begitu terima kasih,” tandas dia.

Sebelumnya, CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, secara terbuka mengumumkan akuisisi besar ini dalam agenda Town Hall Meeting Danantara di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Senin (28/4/2025).

“GBK dan seluruh lokasi di sekitarnya akan dimasukkan ke dalam portofolio Danantara,” tegas Rosan.

Hal ini menandai transformasi besar dalam arah pengelolaan aset negara menjadi lebih produktif dan kompetitif.

Aset GBK yang pernah ditaksir mencapai valuasi US$25 miliar atau sekitar Rp400 triliun delapan tahun lalu, akan menjadi amunisi baru bagi Danantara yang kini mengelola total kekayaan mencapai US$982 miliar.

Dengan akuisisi ini, GBK diproyeksikan menjadi mesin uang baru yang mempercepat langkah Danantara menuju ambisi besarnya: menjadi holding dengan kekayaan tembus US$1 triliun. (agr/nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral