- Antara
Kenapa Harga Emas Turun Padahal Perang Dagang AS-China Masih Berlangsung?
Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas turun di bawah US$3.230 per troy ons pada hari Senin (14/4/2025).
Harga emas pada level tersebut mundur dari level tertinggi sepanjang masa. Level tertinggi harga emas terjadi karena ancaman tarif Presiden AS Donald Trump.
"Turunnya harga emas, terjadi karena ketegangan perdagangan mereda setelah Donald Trump memberikan pengecualian tarif pada produk elektronik yang terutama diimpor dari China," tulis analis tradingeconomics.
Meski demikian, Menteri Perdagangan Howard Lutnick pada hari Minggu mengatakan bahwa barang-barang ini, bersama dengan semikonduktor, akan menghadapi bea baru dalam dua bulan ke depan, yang menimbulkan lebih banyak ketidakpastian atas kebijakan perdagangan pemerintah.
Stetmen tersebut menunjukan masih adanya kemungkinan harga emas akan fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan.
Diketahui, pada minggu lalu, emas batangan melonjak ke rekor $3.245, didorong oleh gelombang pembelian safe haven yang intens di tengah perang dagang yang semakin dalam antara AS dan China.
Menanggapi langkah Trump untuk menaikkan tarif barang-barang China menjadi 145 persen, Beijing pada hari Jumat membalas dengan meningkatkan bea impor AS menjadi 125 persen, yang mulai berlaku pada hari Sabtu.
Sementara itu, investor menantikan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang akan datang pada hari Rabu untuk petunjuk lebih lanjut tentang prospek penurunan suku bunga.
(vsf)