news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).
Sumber :
  • YouTube/Sekretariat Presiden

Prabowo Sebut Petani Tulang Punggung Bangsa: Tanpa Pangan, Tak Ada Negara!

Prabowo menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama berdirinya sebuah negara, sembari mengapresiasi kerja keras para petani yang ia sebut sebagai “tulang punggung bangsa”.
Senin, 7 April 2025 - 13:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penuh semangat saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama berdirinya sebuah negara, sembari mengapresiasi kerja keras para petani yang ia sebut sebagai “tulang punggung bangsa”.

“Saudara-saudara sekalian terutama para petani, saya ingin menyampaikan kepada saudara-saudara sekalian adalah tulang punggung. Banyak pihak, terutama elit-elit di Jakarta itu, elit-elit kita mungkin tidak merasakan betapa pentingnya para petani. Tugasnya petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara,” tegas dia.

Prabowo juga menyampaikan optimismenya terhadap capaian pertanian nasional yang kini mulai menunjukkan hasil signifikan, salah satunya melalui ekspor telur yang surplus dan penurunan harga pangan.

“Alhamdulillah sekarang kita lihat hasilnya. Dengan hati yang bersih, dengan rasa tanggung jawab penuh, keinginan kita untuk melayani rakyat, membela rakyat, terutama yang paling lemah, paling miskin,” ungkap Prabowo.

“Di mana harga pangan menjulang, bahkan di harga pangan terkaya dan dunia. Alhamdulillah kita ekspor telur, surplus telur, telur turun harganya. Dan saya minta bekerja keras lagi, harga telur, susu, daging bisa turun lagi. Karena protein sangat penting. Rakyat kita harus bisa nikmati protein dengan harga terjangkau,” sambungnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menyinggung pendekatan kebijakan yang dijalankannya selama menjabat, menekankan pentingnya niat baik dan kebijakan yang realistis, bukan sekadar kecerdasan teoritis.

“Saya katakan berkali-kali, bertahun-tahun, tanpa pangan tidak ada negara, tidak ada NKRI. Karena itu hari ini saya sangat bahagia. Saya menerima mandat 20 Oktober, mungkin sekarang masuk bulan ke-6. Tapi dengan niat yang baik, dengan kebijakan yang masuk akal—bukan kebijakan orang terlalu pintar. Kadang-kadang orang terlalu pintar malah nggak jadi apa-apa,” sindirnya.

Pidato Prabowo itu disampaikan di tengah hamparan sawah padi yang sedang dipanen, sebagai bagian dari kegiatan panen serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. (agr/nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral