- ANTARA
Mudik Zaman Now: Kenapa Orang Indonesia Pilih Lewat Luar Negeri?
3. Perubahan Pola Mudik Tradisional
Jika sebelumnya mudik identik dengan perjalanan darat atau laut antarkota di Indonesia, tren ini menunjukkan adanya perubahan pola. Masyarakat kini mulai memanfaatkan jalur internasional untuk kenyamanan dan efisiensi biaya.
Respons Pemerintah dan Industri Penerbangan
Pemerintah dan maskapai nasional perlu merespons tren ini dengan strategi yang tepat, di antaranya:
1. Penyesuaian Harga Tiket Domestik
Untuk menekan peralihan ke jalur internasional, maskapai domestik perlu menawarkan kebijakan harga yang lebih kompetitif. Insentif dan promo khusus bisa menjadi solusi untuk menarik kembali minat pemudik pada rute domestik.
Pemerintah Indonesia pada tahun 2025 telah mengumumkan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen untuk periode mudik Lebaran.
Kebijakan ini berlaku untuk pembelian tiket yang dilakukan antara 1 Maret hingga 7 April 2025, dengan jadwal penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April 2025.
Diskon ini diberikan melalui insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen yang ditanggung pemerintah, sehingga masyarakat hanya membayar PPN 5 persen.
2. Peningkatan Kualitas Layanan di Bandara Domestik
Peningkatan fasilitas, percepatan layanan imigrasi, dan kenyamanan di bandara domestik perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing terhadap bandara internasional di negara tetangga.
3. Pengembangan Konektivitas Antarwilayah
Peningkatan konektivitas jalur udara, darat, dan laut di dalam negeri perlu dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi untuk mudik tanpa harus melewati negara lain.
Tren mudik lewat luar negeri yang marak terjadi saat ini mencerminkan adanya kebutuhan akan transportasi yang lebih fleksibel, murah, dan nyaman.
Meskipun menawarkan efisiensi biaya dan kenyamanan, fenomena ini dapat berdampak pada pola perjalanan tradisional dan industri penerbangan domestik.
Oleh karena itu, respons adaptif dari pemerintah dan pelaku industri sangat dibutuhkan untuk memastikan tradisi mudik tetap terjaga, tanpa mengorbankan kenyamanan dan keterjangkauan bagi masyarakat. (nsp)