- Antara
Bappenas Ungkap Tiga Strategi Pengurangan Kemiskinan di Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com – Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan di Kementerian Perencanaan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Maliki, menguraikan tiga strategi utama dalam upaya mengurangi kemiskinan di Indonesia.
Hal ini diangap Maliki dapat membantu untuk mengurangi kemiskinan serta membantu masyarakat agar mendapatkan bantuan dari pemerintah. Berikut ini adalah cara-caranya:
1. Mengurangi Beban Pengeluaran melalui Kartu Kesejahteraan
Maliki menjelaskan bahwa Kartu Kesejahteraan bertujuan memberikan bantuan sosial yang tepat sasaran serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Program ini mencakup bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), subsidi pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok guna meringankan beban masyarakat miskin.
Selain itu, terdapat skema jaminan sosial yang memastikan akses universal terhadap layanan kesehatan, perlindungan bagi pekerja informal, serta bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas. Kartu Kesejahteraan juga mencakup subsidi layanan dasar, seperti listrik, air bersih, dan bahan bakar minyak (BBM), untuk menjaga daya beli kelompok miskin.
2. Peningkatan Pendapatan dan Penciptaan Lapangan Kerja melalui Kartu Usaha
Strategi kedua berfokus pada peningkatan pendapatan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dan rentan melalui Kartu Usaha. Beberapa langkah yang ditempuh meliputi:
-
Permodalan usaha mikro, yakni akses pembiayaan berbunga rendah bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan bisnisnya.
-
Pelatihan dan pendampingan, termasuk program pelatihan kewirausahaan berbasis kebutuhan pasar dan pendampingan dalam manajemen bisnis guna meningkatkan produktivitas.
-
Ekspansi pasar, dengan memfasilitasi pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka melalui platform digital, koperasi, dan pasar lokal.
-
Insentif fiskal, seperti pembebasan pajak bagi usaha mikro untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
3. Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Pengembangan Wilayah
Strategi terakhir menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup dan akses ekonomi. Upaya yang dilakukan pemerintah meliputi:
-
Peningkatan infrastruktur pendidikan dan kesehatan, dengan membangun sekolah, puskesmas, dan balai latihan kerja di daerah tertinggal guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia.
-
Pengembangan layanan transportasi dan akses digital, dengan memperluas jaringan jalan, listrik, dan internet untuk meningkatkan konektivitas di daerah terpencil.
-
Penguatan kawasan ekonomi lokal, melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus berbasis potensi lokal guna menciptakan lapangan kerja dan menarik investasi.