- Istimewa
Menyongsong Rencana Pemerintah Tahun 2025, Anindya Bakrie Paparkan Peran Penting Pengusaha
Proyek besar ini akan melibatkan UMKM, koperasi, dan BUMDES, dengan tujuan menciptakan kelas menengah baru dan menghapus permukiman kumuh di kota-kota besar.
"Perumahan akan menjadi sektor prioritas nasional yang dapat menambah laju pertumbuhan GDP 2-3% per tahun. Kami juga akan fokus pada konektivitas internet yang dapat meningkatkan GDP sebesar 0,7-1,38%. Dengan langkah-langkah ini, pertumbuhan ekonomi double digit bukanlah hal yang mustahil," jelas Hashim.
Maka dapat disimpulkan, pemerintahan Prabowo-Gibran tidak hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga kesejahteraan sosial dengan program-program seperti penyediaan makanan gratis untuk 78 juta anak dan 4,3 juta ibu hamil.
Oleh karena itu, Anindya mengajak dunia usaha untuk turut serta dalam menyukseskan berbagai program pemerintah yang akan dimulai pada tahun 2025 ini.
"Transisi pemerintahan ini adalah momentum bagi pengusaha untuk melihat peluang dan berkontribusi. Mari kita sambut transisi yang baik dari Pak Jokowi ke Pak Prabowo dengan sikap positif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak," pungkas Anindya. (rpi)