news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Banjir merendam SD Negeri Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati, Jawa Tengah, Senin (28/4/2025)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Sekolah Kebanjiran, Siswa Sekolah Dasar di Pati Terpaksa Dipulangkan

Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akibat jebolnya tanggul Sungai Widodaren, tidak hanya merendam pemukiaman warga, namun juga merendam sekolahan.
Senin, 28 April 2025 - 21:09 WIB
Reporter:
Editor :

Pati, tvOnenews.com - Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akibat jebolnya tanggul Sungai Widodaren, tidak hanya merendam pemukiaman warga, namun juga merendam sekolahan.

Kondisi Sekolah Dasar (SD) Negeri Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (28/4/2025) pagi ini masih terendam banjir. Hal ini membuat proses belajar mengajar terganggu dan siswa dipulangkan usai membersihkan ruangan sekolahan dari sisa banjir.

Sekolah yang berada di pinggir jalan masuk Desa Ketitangwetan ini terendam banjir dengan ketinggian di dalam ruangan kelas mencapai 30 centimeter. 

Guru SD Negeri Ketitangwetan, Aina Dwi Yunarsih mengtakan, usai bersih bersih ruang kelas dan menguras air yang ada di dalam kelas, seratusan siswa lalu dipulangkan. Proses belajar mengajar sementara diliburkan, karena air masih menggenangi ruang kelas.

“Ini mulai surut, masih 30 centimeter. Pagi tadi seharusnya ya upacara bendera, tapi karena keadaaan seperti ini (kebanjiran) ya tidak ada kegiatan pembelajaran. Habis bersih bersih ruang kelas, anak-anak terus pulang,” kata Aina Dwi Yunarsih.

Aina mengungkapkan, banjir ini disebabkan akibat tanggul Sungai Widodaren yang berada di sebelah selatan desa jebol akibat tidak kuat menahan besarnya debit air kiriman dari kawasan Pegunungan Kendeng bagian timur.

“Banjir ini akibat tanggul Sungai Widodaren jebol hari Minggu kemarin,” ungkap dia.

Banjir sudah menjadi langganan dan setiap tanggul jebol pasti sekolahan terendam air karena bangunan sekolahan lebih rendah dari jalan desa.

Pihak sekolah SD Negeri Ketitangwetan berharap pada pemerintah ada peninggian bangunan sekolah, sehingga tidak terdampak banjir jika tanggul sungai kembali jebol.

“Harapan kami kepada pemerintah ya bisa menanggul atau meninggikan bangunan sekolah agar anak anak bisa belajar dengan aman, nyaman tidak ada kendala banjir. Karena hampir setiap tahun seperti ini, kalau ada banjir pasti kebanjiran masuk ke ruang kelas airnya,” harapnya.

Senada dengan para guru, salah seorang siswa SD Negeri Ketitangwetan, Rina Faniyah, berharap bangunan sekolahnya bisa ditinggikan agar tidak kebanjiran jika banjir datang. Akibat terendam banjir, proses belajar mengajar diliburkan dan siswa hanya membersihkan sekolah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral