- Tim tvOne - Edi Mustofa
Tim Gabungan Sidak Depo Minyak Goreng di Kabupaten Pekalongan
Pihaknya menambahkan, bahwasanya harga minyak goreng kemasan 1 liter harus sesuai. Dari distributor Rp13 ribu per liter, kemudian untuk HET Rp14 ribu. Pihaknya akan terus memantau setiap hari.
Sementara itu, admin Depo Yusuf, admin Depo SGT Lengoku (minyak goreng curah) di Kecamatan Kajen menjelaskan, bahwa penjualan tiap hari bisa mencapai 100 jeriken lebih.
"Untuk pengadaanya minyak goreng curah, itu susah-susah-gampang. Di pusat sana nya ada stock, tapi menunggu jadwal pengiriman ke depo depo. Kalau pengiriman gak pernah terlambat sih," kata Yusuf.
Yusuf mengungkapkan, kapasitas tampung di depo ini ada sekitar 450 jirigen dan kapasitas satu jerigen berisi 11 kilogram.
"Dalam distribusi kami tidak ada kuota. Hanya sesuai kebutuhan saja. Apa yang ada di depo ini saja. Minyak goreng curah ini dikirim ke wilayah Kabupaten Pekalongan," lanjutnya.
Sementara itu, Sukamto Direktur CV Pelita Hati, jika distributor minyak goreng kemasan di daerah Gumawang, Kecamatan Wiradesa menjelaskan, pihaknya mendistribusikan minyak goreng kemasan ke 4 wilayah kota/kabupaten.
" Distribusikan minyak goreng kemasan kita ke area Pemalang, Batang, Pekalongan dan Kota Pekalongan. Memang distribusi tergantung dari yang kami terima. Pokoknya kami terima berapa, kami distribusikan semua," kata Sukamto.
Sukamto mengungkapkan, saat ini stok di tempatnya kurang lebih sekitar 3000-an karton.
Sementara itu Petugas Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Pekalongan, Heri menjelaskan, bahwa aturan yang terbaru untuk harga, karena sudah ada informasi dari pusat bahwa akan ada perubahan harga.
"Untuk nanti yang ada HET-nya adalah minyak goreng curah. Sedangkan yang kemasan, nanti diserahkan ke keekonomisan harga pasar. Jadi masing-masing produsen ini sedang menghitung lah, harga untuk kemasan itu jatuh di harga berapa," kata Heri.
Ia memastikan untuk stok sangat mencukupi. Mulai besok kalau sudah ada ketentuan harga segera didistribusikan.
"Hanya untuk minyak goreng curah ini, minyak goreng curah ini pasokannya masih sangat terbatas sekali. Tadi kita lihat banyak agen yang biasanya dalam satu hari menghabiskan 50 drum, tapi belakangan dalam satu minggu saja sekitar 150 drum. Artinya ini kan stoknya sangat terbatas. Kemudian untuk mencukupi yang biasanya beli satu atau dua jirigen, sekarang dibatasi. Diatur lah. Biar semuanya rata," ungkapnya. (Edi Mustofa/Buz)