- ANTARA/Rizal Hanafi
Tak Pernah Menang Selama 6 Tahun dari Persebaya Surabaya, Arema FC Ingin Putus Rekor di Stadion Dipta
Jakarta, tvOnenews.com - Arema FC ingin memutus rentetan hasil buruk setiap kali bertemu Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-30 Liga 1 2024-2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (28/4/2025).
"Semua pemain kesiapannya cukup bagus walaupun waktu sedikit tetapi kami selalu siap," kata Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomez dalam jumpa pers di Denpasar, Bali, Minggu.
Tim dengan julukan Singo Edan itu memasang target menang dalam laga derbi melawan Persebaya Surabaya.
Pasalnya, sejak enam tahun terakhir atau sejak 2019 Arema FC belum pernah mengantongi kemenangan melawan tim tamu dengan julukan Bajul Ijo itu.
Pelatih asal Portugal itu tidak secara spesifik menyebutkan strategi yang dilakukan kepada skuadnya.
Namun, ia memberikan motivasi kepada anak asuhnya untuk memberikan penampilan terbaik pada laga klasik itu untuk merebut tiga poin kemenangan di kandang sementara di Stadion Dipta, Gianyar, Bali.
"Kami motivasi pemain karena dari beberapa tahun Arema tidak bisa menang (lawan Persebaya) juga memotivasi mereka 200 persen siap besok membawa tiga poin," ucapnya.
Salah satu penekanan yang ia berikan kepada pemain adalah selalu kompak agar bisa mempertahankan posisi di Liga 1.
Senada dengan sang pelatih, bek kanan Arema Ahmad Maulana mengakui menjamu Persebaya merupakan laga yang panas pada kompetisi kasta teratas klub sepak bola tanah air.
"Mau siapa pun lawannya, kami harus siap. Kami tidak bisa anggap enteng, harus siap sebagai pemain," ucapnya.
Sementara itu, laga di Stadion Dipta, Gianyar, Bali dipastikan tanpa penonton setia atau suporter tim tuan rumah Arema FC.
Pasalnya, Singo Edan masih mempersiapkan semua hal untuk kembali bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur usai direnovasi.
Terkait itu, Ahmad mengaku tidak memberikan tekanan secara mental pemain berlaga di luar kandang meskipun keinginan besar berlaga di hadapan pendukungnya di Malang, Jawa Timur.
"Kami juga rindu main di depan suporter dan rumah sendiri karena kami membutuhkan suporter, cuma kondisi tidak bisa buat sekarang main di sana (Stadion Kanjuruhan). Kami harus lebih siap dan kami tidak akan mengecewakan mereka," ucapnya.