news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suporter TImnas Indonesia mendadak jadi bahasan AFC.
Sumber :
  • tvonenews.com - Julio Tri Saputra

Sepakbola Adalah Pemersatu Bangsa?

Pertemanan hancur karena perbedaan pilihan.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:13 WIB
Editor :

Catatan sepakbola

M. Nigara

Wartawan Sepakbola Senior

SEPAKBOLA adalah pemersatu bangsa. Berulang kali, saya tak bosan untuk menuliskan dan menyatakan itu. Berbagai _event_ telah menjadi buktinya. Saat Pilpres, Pilkada, Pileg, atau pil-pil lainnya, kita nyaris berhadap-hadapan. Utamanya ketika 2019 di mana ada pihak yang telah sukses memecah-belah anak bangsa.

Tak sedikit keluarga pecah, persahabatan retak, dan pertemanan hancur, hanya karena perbedaan pilihan. Bahkan, meski faktanya ada presiden yang ketika turun dari kursinya meninggalkan beban hutang maha dahsyat, serta serentetan kebohongan yang menjadi jejaknya, tetap saja dipuja oleh segelintir orang. Sadar atau tidak, mata hatinya telah tertutup pada kebenaran.

Namun, begitu mereka datang ke stadion untuk menyaksukan laga timnas, seluruh perbedaan, runtuh. Mereka berangkulan, bertepuk tangan, meneriakan yel-yel membela timnas. Diam-diam, sebagai wartawan sepakbola yang aktif sehak Desember 1979, begitu adem menyaksikan semua itu.

Rusuh...

Tapi, tunggu dulu. Minggu kesatu dan dua, Februari 2025, ada yang berbeda. Sepakbola yang sudah mampu meruntuhkan perbedaan keras di antara kita, tiba-tiba terancam. Minimal empat kejadian paling menonjol dan sungguh memprihatinkan.

Adalah suporter Persipur (Purwodadi) yang mengamuk setelah timnya di kandang sendiri kalah dari Persebi Boyolali, 1-3 di Liga-4. Memang bukan pemain lawan yang diamuk, tapi stadion, fasilitas umum, serta RS Yakkum, di Grobogan, berantakan. Beruntung, polisi dapat segera mengamankan puluhan pelaku.

Dari Liga Nusantara, para pemain dan suporter Persekabpas Pasuruan, secara tidak terpuji mengejar-ngejar pemain Tornado FC, setalah mereka kalah 1-2. Dalam sekejab, stafion R. Soedarsono, menjadi saksi kerusuhan itu.

Apa saja dilemparkan ke arah pemain lawan. Beruntung hingga tulisan ini dibuat, tidak tercatat korban jiwa. Tapi, korban luka-luka lumayan banyak. Intinya, mereka tidak terima dilalahkan.

Dalam laga _play off_ Liga-2, suporter Persipa Pati, mengamuk dan merusak berbagai fasilitas stadion Joyokusumo, Pati. Penyebab kerusuhan sama seperti rusuh lainnya, Pati kalah 1-2 dari Persipura, Jayapura.

Masih dari liga-2, meski tidak melibatkan suporter secara masif, kerusuhan dilakukan oleh para pemain Persiraja, Banda Aceh, setelah kalah tipis dari tuan rumah PSPS, Pekanbaru, Riau.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral