- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Demi Pemain Naturalisasi, STY Diganti?
Tidak heran, jelang lawan Arab Saudi, kapten Jay Idzes berinisiatif mengumpulkan pemain, tanpa sepengetahuan STY. Idzes meminta komitmen pemain untuk tampil habis- habisan demi 'merah putih.'
Buruknya hubungan pemain naturalisasi dan STY sangat berbahaya. Sementara ke depan timnas menghadapi empat laga penentu di round 3 Pra Piala Dunia. Melawan Australia, Bahrain, Cina dan Jepang. Keputusan harus cepat diambil.
Normalnya, bila hanya satu-dua pemain tidak nyaman, maka si pemain yang dibuang, pelatih bertahan. Tapi bila tujuh-delapan pemain tak sejalan, mau tak mau pelatih harus hengkang.
Jadi, jika benar pencopotan STY lantaran desakan para pemain naturalisasi, PSSI membuat keputusan tepat. Apakah akan menjamin timnas jadi lebih baik?Belum tentu juga, tapi masalah sudah diatasi.
Barangkali, agar masalah buruknya chemistry tidak terulang, PSSI pun sudah mengantisipasi. Kabarnya pengganti STY kemungkinan Patrick Kluivert, legenda sepak bola asal Belanda.
Bila benar Kluivert, maka warna Belanda semakin tebal di timnas kita. Teman saya pun melemparkan candaan: "Waaalah para 'kompeni' ada lagi di sepak bola Indonesia, ha ha ha ha ha ha."
Sejatinya, semoga timnas semakin menyala.
--- Penulis, Reva Deddy Utama, jurnalis pemerhati sepak bola.
(sub)