- Facebook Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni Akui Habiskan Duit Segini Per Bulan untuk Beli Skincare, Gaya Hidup Mewahnya Berasal dari...
Jakarta, tvOnenews.com – Nama Ahmad Sahroni kembali jadi sorotan publik. Setelah sebelumnya dinonaktifkan dari DPR RI hingga rumahnya dijarah massa, kali ini crazy rich Tanjung Priok itu diperbincangkan karena gaya hidup mewahnya yang terungkap lewat sebuah video lawas.
Dalam potongan acara televisi berjudul Sahroni Si Paling Sultan, politikus sekaligus pengusaha tersebut blak-blakan soal biaya fantastis yang dikeluarkannya hanya untuk perawatan wajah.
“Kira-kira lebih mahal siapa skincare-nya Bang Sahroni dengan Intan?” tanya seorang bintang tamu, dikutip Senin (8/9/2025).
- X
“Mahalan gue kali,” jawab Sahroni percaya diri.
Jawaban itu membuat sang host penasaran. Tanpa ragu, Sahroni kemudian menyebut jumlah pengeluaran bulanannya untuk skincare bisa tembus ratusan juta rupiah.
“Rp200 juta,” ucapnya singkat.
Menurut Sahroni, menjaga penampilan adalah bagian penting dari dirinya, terlebih karena ia sering muncul di televisi maupun diundang di berbagai acara publik.
“Karena sering muncul di TV dan sering diundang jadi penampilan penting,” jelasnya.
- X
Tak hanya skincare, gaya hidup Ahmad Sahroni juga sering membuat publik tercengang. Beberapa unggahannya memperlihatkan outfit bernilai belasan miliar rupiah.
Contohnya, ia pernah tampil mengenakan jam tangan seharga Rp4,8 miliar dipadukan dengan mobil Rp12 miliar, sehingga sekali OOTD nilainya bisa mencapai Rp16 miliar.
Untuk penampilan formal, Sahroni juga tak kalah mencolok. Sepatu Rp20 juta, jam tangan Rp4,8 miliar, ditambah mobil Rp6 miliar membuat total gaya berpakaiannya mencapai Rp10,8 miliar.
Dengan segala kemewahan itu, publik pun penasaran soal total harta kekayaan Sahroni. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang disampaikan pada Februari 2025, kekayaan Ahmad Sahroni tercatat mencapai Rp328,9 miliar.
Sahroni menegaskan, seluruh pencapaiannya berasal dari bisnis bahan bakar minyak (BBM) yang dirintisnya sejak nol.
“Aku membeli BBM di dalam negeri dan menjualnya ke kapal-kapal asing dengan harga lebih mahal,” ungkapnya dalam kesempatan berbeda.