news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lokasi ledakan amunisi afkir TNI AD di Garut, Jawa Barat..
Sumber :
  • tvOne

Terungkap Kondisi 13 Korban Ledakan Amunisi di Garut yang Dibawa ke RS, Sungguh Mengenaskan Kondisinya... 

Ledakan amunisi kedaluwarsa terjadi di Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025). Kejadian tersebut memakan korban jiwa sejumlah 13 orang, termasuk TNI dan sipil.
Selasa, 13 Mei 2025 - 10:56 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 13 orang meninggal dunia usai menjadi korban ledakan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat.

Peristiwa ledakan amunisi tersebut terjadi pada Senin (12/5/2025) pagi hari, bertempat di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Jasad para korban meninggal dunia akibat ledakan amunisi itu kemudian dibawa ke RSUD Pameungpeuk, Garut.

Kepala Unit IGD RSUD Pameungpeuk, Rizal Zulham Bachtiar menjelaskan, semua korban yang dating ke rumah sakit dalam kondisi tak bernyawa.

Tak hanya itu, keadaan para korban sangat mengenaskan setelah terkena ledakan amunisi kedaluwarsa tersebut.

"Hampir seluruhnya korban mengalami luka bakar di atas 80 persen," kata Rizal, diwawancarai tvOne, dikutip Selasa (13/5/2025).

Ia menjelaskan, beberapa jenazah dalam kondisi utuh dan bisa dikenali melalui wajahnya.

Namun, beberapa korban lainnya saat dikirim ke rumah sakit sudah berupa serpihan yang sulit dikenali.

"Nah, kita perlu waktu untuk mencocokkan identitas awal dan kondisi jenazah pada saat ini," kata dia lagi.

Pihak rumah sakit mengaku kesulitan melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah yang bagian wajahnya terkena luka bakar.

"Sebagian besar masih bisa dikenali tapi setengahnya lagi perlu identifikasi lebih lanjut karena memang ada beberapa korban yang luka bakarnya ke daerah wajah, sehingga kami agak kesulitan untuk mengenali," ujar dia.

Sementara itu, keluarga salah satu korban, Enggan Burhanundin mengungkapkan saudara sepupunya, Dadang Hermawan, meninggal dunia akibat perisitwa mengerikan itu.

Meski demikian, keluarga bisa langsung mengenali korban karena bagian wajahnya masih utuh.

Namun, Enggan mengungkapkan luka yang dialami saudara sepupunya itu sangat parah di bagian perut.

"Karena wajahnya masih bisa dikenali, dan saya pastikan bahwa itu betul merupakan saudara sepupu saya dan sudah terkonfirmasi begitu, akhirnya saya meneteskan air mata," ungkap Burhan. (iwh)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
13:51
02:38
01:18
01:21
01:18

Viral