- Alfiansyah/tvOnenews
Di Luar Nalar, Jasad Bayi yang Dikirim Ojol di Medan Ternyata Hasil Inses Kakak-Adik
Jakarta, tvOnenews.com - Tersangka yang membuang jasad bayi menggunakan jasa ojek online (ojol) di Medan ternyata adalah kakak adik yang melakukan inses.
Warga Jalan Kapten Mukhtar Basri, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan dibuat geger karena jasad bayi yang dibawa seorang pengemudi ojol.
Pengemudi ojol itu tidak mengetahui jika yang dikirimkannya adalah jasad bayi. Ia hanya menerima pesanan pengiriman pada pagi hari.
Siapa sangka, ketika dibuka ternyata isi paket yang dibawanya adalah jasad bayi.
Tak cukup sampai di situ, kini terungkap bahwa pasangan yang membuang jasad bayi itu adalah kakak dan adik. Keduanya melakukan hubungan inses.
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Agustina Sinaga telah mengkonfirmasi hal tersebut.
"Sudah (ditangkap), diduga seperti itu (inses)," kata dia, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Ia menjelaskan, kedua pelaku adalah kakak dan adik. Saat ini pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, kedua pelaku sering melakukan hubungan badan. Namun, mereka tidak tinggal bersama.
Diketahui, pelaku adalah NH sebagai ibu dari bayi tersebut dan R sebagai ayah.
Meski demikian, saat ini pihak kepolisian akan melakukan tes DNA untuk memastikan hal yang sebenarnya terjadi.
Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojol bernama Muhammad Yusuf Ansari mendapatkan pesanan paket sekitar pukul 06.00 WIB.
Setelah dibayar, ia pun mengantarkan ke titik pengantaran. Namun, sesampainya di lokasi ia tidak bisa menghubungi penerima paket.
Merasa curiga, ia pun membuka paket tersebut yang ternyata berisi jasad bayi.
"Sekitar jam enam (pagi) saya menerima orderan. Saya ambil paketnya, saya minta nomor penerima dan dia bayar. Lalu saya antar, dia minta barangnya di titipkan di masjid," ujar dia. (iwh)