news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Koperasi, Budi Arie..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Menteri Budi Arie Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Terlibat Dalam Program 3 Juta Hunian

Pemerintah membuka peluang baru bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) untuk ikut ambil bagian dalam Program 3 Juta Rumah. 
Jumat, 2 Mei 2025 - 15:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah membuka peluang baru bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) untuk ikut ambil bagian dalam Program 3 Juta Rumah. 

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menyebut, koperasi desa kini tak hanya jadi motor ekonomi, tapi juga bisa masuk ke sektor perumahan.

"Ya kita bergerak di semua sektor. Kopdes Merah Putih mungkin seperti yang disampaikan Pak Fahri atau Kementerian Perumahan Rakyat, itu bisa juga untuk perumahan di desa," kata Budi kepada wartawan usai konferensi persnya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Jumat (2/5).

KopDes Merah Putih yang sedang digencarkan pemerintah dinilai mampu menjadi mesin penggerak untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat pedesaan, termasuk papan. 

Kementerian Koperasi telah menjalin diskusi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) terkait pelibatan koperasi ini dalam sektor hunian.

"Ya nanti skemanya kita lihat. Tapi yang kita fokus dulu ke pembentukan ini sampai akhir Juni, awal Juli," lanjut Budi Arie.

Program 3 Juta Rumah sendiri memiliki pendekatan berbeda antara wilayah kota dan desa. Di kota, proyek ini fokus pada pembangunan hunian vertikal, sementara di desa diarahkan untuk pembangunan rumah subsidi dan renovasi rumah tapak.

“Sekali lagi di desa itu adalah pelibatannya itu adalah Koperasi, BUMDes. Presiden meminta kita membentuk 80 ribu koperasi (Koperasi Desa Merah Putih) salah satunya nanti menjadi koperasi perumahan,” kata Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, di Jakarta Pusat, Selasa (29/4).

Fahri menjelaskan bahwa pelibatan koperasi desa bukan tanpa alasan. Gotong royong menjadi prinsip utama dalam pengembangan perumahan di desa, berbeda dengan pendekatan di perkotaan yang membutuhkan investasi besar.

Langkah strategis ini diharapkan tak hanya mendorong pertumbuhan koperasi, tetapi juga menjawab tantangan backlog perumahan di wilayah pedesaan secara inklusif dan berkelanjutan. (agr/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
13:51
02:38
01:18
01:21
01:18

Viral