news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelaku UMKM di Borobudur Mengeluh ke DPR RI Usai Tak Dilibatkan PSN.
Sumber :
  • Antara

Pelaku UMKM di Borobudur Mengeluh ke DPR RI Usai Tak Dilibatkan PSN

Komisi VII DPR RI melangsungkan audiensi dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Kamis, 24 April 2025 - 20:51 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi VII DPR RI melangsungkan audiensi dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati mengatakan audiensi dilakukan dalam upaya mendengarkan keluhan para pelaku UMKM yang digusur imbas adanya Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Rahayu para UMKM itu tidak dilibatkan dalam pembangunan PSN tersebut.

"Rupanya pada saat adanya proses pendirian sentra UMKM-nya atau sentra suvenirnya itu, mereka tidak dilibatkan, bahkan istilahnya digusur tanpa ada pemberitahuan," kata Rahayu kepada awak media, Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Setelah itu, dia mengatakan bahwa para UMKM di Borobudur itu juga diintimidasi dan tidak dilibatkan ketika PSN tersebut sudah rampung. 

Dari PSN itu, dia mengatakan ada sentra pedagang yang baru dibangun, tetapi tidak menampung UMKM yang sudah tergusur.

Menurut dia, Komisi VII DPR mengutuk keras segala tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang menekan hajat hidup masyarakat kecil.

Untuk itu, Komisi VII DPR RI akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan masalah itu agar pelaku UMKM yang terdampak bisa kembali berpenghasilan. Pihak yang akan dipanggil, salah satunya yakni perusahaan BUMN bernama PT TWC, yang mengelola lokasi Candi Borobudur.

Sementara itu, Ketua Paguyuban SKMB Muhammad Yulianto mengatakan bahwa 324 pelaku UMKM itu hingga saat ini belum mendapatkan kios atau lapak untuk berdagang di kawasan Candi Borobudur.

Menurut dia, ada oknum diduga dari pihak pengelola yang meminta agar dirinya membubarkan paguyuban SKMB jika ingin mendapatkan lapak untuk berjualan di sentra UMKM yang baru dibangun dari PSN tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa oknum yang mengintimidasi tersebut diduga didukung oleh oknum aparat penegak hukum.

Untuk itu, dia pun berharap audiensi pihaknya dengan Komisi VII DPR RI tersebut bisa membuat para UMKM yang tergabung dalam paguyuban itu bisa kembali berjualan di kawasan Borobudur.

Sebab, kata dia, hampir satu tahun lebih ratusan UMKM itu sudah tidak berjualan dan tidak berpenghasilan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
13:51
02:38
01:18
01:21
01:18

Viral