- Antara
Kemenag Sebut 42 Persen Kuota Jemaah Haji Khusus Telah Terisi
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nugraha Setiawan menyebut, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi jemaah haji khusus telah mencapai 42 persen.
Sekedar informasi, kuota haji khusus 2025 sebanyak 17.680 jemaah.
Jumlah ini terdiri atas 3.404 jemaah haji khusus lunas tunda, 12.724 jemaah haji khusus berdasarkan nomor urut porsi berikutnya.
Lalu 177 jemaah haji khusus prioritas lansia (1%), serta 1.375 petugas haji (penanggung jawab PIHK, pembimbing, petugas kesehatan).
- Kemenag
"Sampai penutupan sore ini, ada 6.953 jemaah melakukan pengisian kuota haji khusus. Artinya sudah 42,64% dari kuota yang tersedia," kata dia, Senin (3/2/2025).
Nugraha menuturkan, jumlah pelunasan itu terdiri dari 2.279 konfirmasi jemaah lunas tunda, 4.629 jemaah yang masuk kuota berdasarkan nomor urut porsi, serta 45 jemaah prioritas lansia.
Adapun sambung dia, ada sebanyak 1.505 jemaah haji khusus yang melakukan pengisian kuota, namun jemaah tersebut berstatus cadangan.
"Sehingga jika dijumlahkan dengan cadangan, total 8.458 jemaah sudah melakukan pelunasan Bipih haji khusus," tuturnya.
Ia mengungkapkan, daftar nama jemaah haji khusus yang berhak melunasi biaya telah diumumkan oleh Kementerian Agama pada 23 Januari 2025.
Daftar tersebut bisa diakses melalui laman dan media sosial Kementerian Agama.
Sementara untuk pengisian kuota jemaah haji khusus, kata Nugraha, dilakukan setiap hari kerja mulai 24 Januari hingga 7 Februari 2025.
Namun jika masih ada sisa, maka dibuka kembali pengisian sisa kuota mulai 17 samlai 21 Februari 2025.
"Untuk pengisian sisa kuota akhir, jika masih ada, maka itu akan dilakukan 27-28 Februari 2025. Saya minta kepada para Kepala Bidang Haji, agar proses pengisian kuota haji khusus ini harus benar-benar dilakukan sesuai ketentuan,” tandasnya. (aha/muu)